Kampus IPB. Foto: IPB
Kampus IPB. Foto: IPB

Gokil! IPB Satu-satunya Kampus di Indonesia yang Masuk 50 Besar Dunia Bidang Pertanian

Citra Larasati • 04 Maret 2026 21:48
Ringkasnya gini..
  • IPB mencatat pencapaian penting dalam pemeringkatan global. Dalam sembilang tahun terakhir.
  • peringkat IPB University dalam QS World University Rankings (QS WUR) melambung dari posisi 751-800 pada tahun 2018 ke posisi 399 pada tahun 2026 ini.
  • IPB satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang masuk dalam peringkat 50 besar dunia berdasarkan pemeringkatan QS WUR by Subject Agriculture and Forestry.
Jakarta: Institut Pertanian Bogor (IPB University) mencatat pencapaian penting dalam pemeringkatan global. Dalam sembilan tahun terakhir, peringkat IPB University dalam QS World University Rankings (QS WUR) melambung dari posisi 751-800 pada tahun 2018 ke posisi 399 pada tahun 2026 ini.
 
Tidak hanya itu, IPB University menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang masuk dalam peringkat 50 besar dunia berdasarkan pemeringkatan QS WUR by Subject Agriculture and Forestry. Dalam pemeringkatan tersebut, IPB University berada di peringkat ke-49 dunia, ke-10 di Asia, dan pertama di Asia Tenggara (ASEAN). 
 
Publikasi internasional menjadi salah satu faktor utama dalam pemeringkatan ini. Sejumlah strategi dilakukan, meliputi pendanaan riset kolaboratif dalam dan luar negeri, bantuan biaya publikasi, pelatihan penulisan ilmiah melalui workshop, coaching manuscript, program Publicamp, hingga perbaikan kualitas bahasa Inggris oleh penutur asli (native speaker).

Upaya ini kami lakukan untuk memperkuat reputasi akademik IPB di tingkat internasional. Namun, tantangan tetap ada, seperti menjaga kebaruan riset, ketersediaan server jurnal yang cepat dan aman, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola jurnal,” ujar Wakil Rektor bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Agromaritim Prof Ernan Rustiadi.
 
Ernan juga mengungkapkan langkah-langkah lain untuk meningkatkan kualitas artikel ilmiah agar jurnal dapat terus bertahan di indeks Scopus. Di antaranya adalah memperbarui instrumen laboratorium riset, menjalin kolaborasi dengan penulis berpengaruh yang memiliki H-index tinggi, serta meningkatkan kepercayaan diri sivitas akademika IPB University dalam menulis dan mempublikasikan karya ilmiah di jurnal internasional bereputasi.
 
Lebih lanjut, berdasarkan data Scimago Journal & Country Rank (scimagojr.com), Indonesia saat ini menempati peringkat pertama di ASEAN dalam jumlah publikasi ilmiah lima tahun terakhir, mengungguli Malaysia dan Singapura.
 
Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet menjelaskan, reputasi perguruan tinggi tidak hanya dibangun dari peringkat, tetapi juga dari kinerja akademik, sistem akreditasi, dan sertifikasi yang menjamin kualitas pembelajaran.
 
“Ada lima aspek penting dalam membangun reputasi, yaitu stakeholder engagement, research communications, brand campaigns, crisis communications, dan rankings strategies,” tuturnya.
 
Prestasi ini menunjukkan komitmen IPB University dalam mendorong kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah sebagai bagian dari kontribusi untuk pembangunan ilmu pengetahuan dan reputasi akademik Indonesia di kancah global.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan