Pengamat pendidikan Doni Koesoema. DOK YouTube
Pengamat pendidikan Doni Koesoema. DOK YouTube

Masuk Tahun Politik, Pembahasan RUU Sisdiknas Diminta Tak Dilanjutkan

Ilham Pratama Putra • 06 Desember 2022 11:05
Jakarta: Pemerintah tengah mengupayakan revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). Hal itu dirasa sangat berat sebab Indonesia segera memasuki tahun politik.
 
"Saya punya ide yang cemerlang bagi pemerintah agar lebih baik saat ini Pemerintah tidak melakukan perubahan UU Sisdiknas apalagi di masa politik, di tahun-tahun politik," kata pengamat pendidikan Doni Koesoema dalam siaran YouTube Pendidikan Karakter, Selasa, 6 Desember 2022.
 
Doni khawatir apabila RUU Sisdiknas dipaksakan hasilnya tidak maksimal. Dia menyebut perubahan dalam RUU Sisdiknas justru tidak mendalam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan akan merugikan pendidikan kita di masa depan," ujar dia.
 
Doni menyebut bila pembahasa tidak dilanjutkan, pemerintah bisa membuka kembali dialog RUU Sisdiknas. Hal itu agar setelah tahun politik berlalu, Indonesia memiliki rancangan RUU Sisdiknas yang komprehensif.
 
"Karena itu lebih baik, selama masa ini, dua tahun ini, sampai setelah Pemilu terjadi, lebih baik pemerintah fokus berdialog dengan publik, membangun wacana, diskursus, dan dialog dengan publik sehingga Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional bisa direvisi dengan lebih baik, dan itu akan kita lakukan setelah Pemilihan Presiden 2024," tutur dia.
 
Baca juga: Kajian Tak Mendalam, Pemerintah Baiknya Tak Peru Revisi UU Sisdiknas

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif