Undang-Undang Ilustrasi. Medcom.id
Undang-Undang Ilustrasi. Medcom.id

Kajian Tak Mendalam, Pemerintah Baiknya Tak Peru Revisi UU Sisdiknas

Ilham Pratama Putra • 06 Desember 2022 10:30
Jakarta: Pengamat pendidikan Doni Koesoema menilai pemerintah tidak perlu merevisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). Terlebih, bila tak ada kajian mendalam.
 
"Saya rasa, harus realistis daripada punya keinginan besar mengintegrasikan tiga undang-undang tapi tanpa kajian yang mendalam," kata Doni dalam siaran YouTube Pendidikan Karakter, Selasa, 6 Desember 2022.
 
Dia menilai pemerintah juga tidak memiliki waktu cukup. Sebab, ada tiga undang-undang yang mesti diintegrasikan, yaitu UU Sisdiknas, UU Guru dan Dosen, dan UU Pendidikan Tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Doni mengatakan mengintegrasikan tiga undang-undang membutuhkan kajian mendalam. Dia menyebut kajian itu butuh partisipasi dan pelibatan masyarakat yang luar biasa.
 
"Sejauh ini kalau saya melihat track record pemerintah di dalam mendesain RUU sampai sekarang, banyak menimbulkan polemilk, masyarakat tidak banyak dilibatkan, tidak ada transparansi dan akuntabilitas tentang siapa Tim yang mendesain," ujar dia.
 
Dia berharap pemerintah bisa mengusulkan hingga membentuk Panitia Kerja Nasional RUU Sisdiknas. Doni juga mendorong perubahan dalam RUU Sisdiknas dapat diperluas agar mampu menjawab seluruh tantangan pendidikan.
 
"Saya mengusulkan bahwa sebaiknya konsep perubahan pendidikan itu, tidak berbicara tentang tiga undang-undang ini, karena banyak hal yang belum tersentuh dan perbaikannya masih belum mendalam," tutur dia.
 
Baca juga: Sebelum Kaji Ulang RUU Sisdiknas, Kemendikbudristek Mesti Evaluasi UU Sisdiknas 2003

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif