Saat pertama kali dikenalkan oleh Ruangguru dalam CoC seasons 3, Ghaza menjadi perbincangan di internet. Namanya dikaitkan dengan dugaan kasus pelecehan seksual di kampusnya, Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD).
Ghaza sempat dikenalkan di media sosial Ruangguru, youtube Ruangguru dan laman Ruangguru sebagai peserta CoC. Dalam perkenalan tersebut disampaikan profil Ghaza sebagai berikut:
Profil Ghaza Muhammad Al Ghifari
Ghaza merupakan taruna PTDI-STTD angkatan 2023. Ia mengambil jurusan Transportasi Darat di sekolah tersebut.| Baca juga: Penerimaan Mahasiswa Baru PTDI-STTD Dibuka, Tersedia Jalur RPL |
Prestasi:
Bronze medal cabang renang nomor 200 meter Bifins Ku-C dalam kejuaran nasional Finswimming 2019
Anggota komisi II Olahraga dan Seni Dewan Musyawarah Taruna PTDI-STTD 2024/2025
Dugaan kasus kekerasan seksual oleh Ghaza itu pun dipertimbangkan oleh Ruangguru. Kini foto, informasi hingga tayangan youtube yang menampilkan Ghaza telah dihapus.
Pernyataan Resmi Ruangguru
Terkait kasus kekerasan seksual itu, Ruangguru menerbitkan pernyataan resmi. Pernyataan itu dimuat dalam Channel Whatsapp CoC. Berikut pernyataanya:Ruangguru telah menerima informasi terkait salah satu peserta Ruangguru Clash of Champions dan melakukan proses verifikasi serta klarifikasi secara langsung dengan pihak terkait.
Berdasarkan proses tersebut, Ruangguru menemukan adanya informasi material terkait pelanggaran yang tidak disampaikan selama proses seleksi dan administrasi peserta, serta adanya keterangan yang tidak sesuai dalam proses klarifikasi.
Atas dasar itu, Ruangguru memutuskan bahwa peserta yang bersangkutan tidak lagi menjadi bagian dari Ruangguru Clash of Champions. Oleh karena itu, Ruangguru mencabut seluruh hak, akses, privilege, benefit, dan/atau fasilitas peserta yang bersangkutan sebagai cast/ peserta Clash of Champions, dan peserta tidak akan terlibat dalam kegiatan promosi, publikasi, event, maupun aktivitas publik lainnya yang berkaitan dengan program.
Ruangguru juga akan melakukan penyesuaian editorial untuk membatasi kemunculan peserta yang bersangkutan sejauh dimungkinkan, dengan tetap menjaga integritas kompetisi, kesinambungan tayangan, dan keadilan bagi peserta lainnya.
Sebagai bagian dari proses seleksi dan administrasi program, Ruangguru meminta setiap peserta untuk memperoleh izin dari institusi pendidikan masing-masing melalui surat resmi yang disediakan oleh Ruangguru. Peserta yang bersangkutan telah mengkonfirmasi kepada Ruangguru bahwa surat tersebut telah disampaikan kepada institusi pendidikannya dan bahwa ia telah memperoleh izin untuk mengikuti program.
Keputusan ini telah disampaikan kepada peserta yang bersangkutan, dan peserta tersebut menerima dan mendukung keputusan ini.
Ruangguru tidak akan menyampaikan detail lebih lanjut terkait pelanggaran yang dilakukan oleh peserta yang bersangkutan demi menjaga privasi dan martabat pihak-pihak yang terdampak.
| Baca juga: Sipencatar PTDI-STTD 2026/2027, Catat Jadwal dan Tahapan Seleksinya |
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda