Pekerja memasang panel surya. DOK AFP
Pekerja memasang panel surya. DOK AFP

Kenalan dengan Green Jobs, Pekerjaan Ramah Lingkungan

Renatha Swasty • 09 Desember 2022 19:43
Jakarta: Sobat Medcom pasti sudah tidak asing dengan berbagai profesi, seperti dokter, notaris, koki, wartawan, dan lainnya. Namun, pernah kah Sobat Medcom mendengar jenis-jenis pekerjaan yang tergolong green jobs?
 
Sobat Medcom yang baru pertama kali mendengar, simak artikel ini yuk dikutip dari laman Quipper:

Apa itu Green Jobs?

Sederhananya, green jobs merupakan jenis pekerjaan yang mendukung pelestarian lingkungan. Adanya jenis pekerjaan ini bertujuan melestarikan lingkungan, menjaga keberlanjutan kehidupan, membuka lapangan pekerjaan baru, serta membantu pertumbuhan ekonomi.
 
Lebih jelasnya, International Labour Organization (ILO) mengungkapkan green jobs menjadi sebuah gerakan dari perekonomian dan masyarakat agar bisa melestarikan lingkungan, baik untuk generasi saat ini atau di masa mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terdapat lima tujuan dari adanya green jobs yang ditetapkan oleh ILO, yakni melindungi dan memulihkan ekosistem, meningkatkan efisiensi energi dan bahan baku, meminimalisir limbah dan polusi dari proses produksi, membatasi emisi gas rumah kaca, serta mendukung adaptasi terhadap perubahan iklim. Lantas, pekerjaan apa saja yang termasuk ke dalam kategori green jobs?

Contoh Green Jobs

Pekerjaan yang termasuk ke dalam kategori green jobs bisa berada di sektor konvensional, seperti konstruksi dan manufaktur ataupun industri hijau, seperti energi terbarukan dan efisiensi energi. Intinya, pekerjaan di berbagai bidang tersebut harus bisa membantu melestarikan lingkungan dan meningkatkan efisiensi energi. Supaya semakin tergambar, berikut beberapa contoh green jobs:

1. Ecopreneur

Ecopreneur merupakan gabungan dari eco yang artinya berhubungan dengan lingkungan dan entrepreneur yang berarti wirausahawan, sehingga ecopreneur adalah seorang wirausahawan yang melakukan kegiatan bisnis berbasis lingkungan. Sebagai ecopreneur, kamu akan menciptakan dan menjual produk atau jasa yang ramah lingkungan dengan berlandaskan prinsip ekonomi lingkungan dan ekologi.
 
Jadi, selain mengejar keuntungan, kamu juga harus memperhatikan aspek-aspek lingkungan serta dampak yang ditimbulkan dari bisnismu. Di dalam ecopreneur terdapat empat kelompok usaha yang mungkin bisa kamu jadikan sebagai inspirasi untuk memulai usaha, mulai dari eco education, eco tourism, eco farming, dan eco digital.
 
Sebagai contoh, apabila kamu ingin berbisnis di bidang eco digital, kamu bisa menciptakan sistem digital untuk kebutuhan masyarakat, misalnya seperti membuat aplikasi bank sampah.

2. Desainer fesyen berkelanjutan

Fesyen berkelanjutan atau disebut juga sustainable fashion merupakan praktik di dalam fesyen yang mempertimbangkan kondisi lingkungan hidup, kesehatan, dan orang-orang yang bekerja di dalamnya. Oleh karena itu, praktik ini mengharuskan pakaian dibuat dari bahan baku yang aman bagi ekosistem, pengelolaan limbah dengan baik, serta menyejahterakan buruh yang bekerja.
 
Desainer fesyen berkelanjutan merupakan seseorang yang bertugas menciptakan pakaian atau aksesoris dengan menerapkan nilai-nilai lingkungan dan kemanusiaan. Salah satu contoh penerapannya dengan menciptakan pakaian berbahan alami, seperti katun atau linen dan menghindari penggunaan bahan sintetis, seperti nilon atau spandeks yang berbahan dasar plastik.

3. Teknisi panel surya

Selain di bidang bisnis dan fesyen, jenis pekerjaan green jobs juga mudah ditemui pada sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) atau dikenal juga sebagai new renewable energy. Laporan International Renewable Energy Agency (IRENA) dan International Labour Organization (ILO) mencatat terdapat 12,7 juta orang yang bekerja di bidang energi terbarukan pada 2021. Kemudian, lapangan kerja di bidang ini ikut mengalami pertumbuhan 73 persen selama periode 2012 hingga 2021.
 
Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bekerja di bidang EBT memiliki prospek menjanjikan. Salah satunya, opsi karier yang bisa kamu pilih adalah sebagai teknisi panel surya. Seperti yang kita ketahui, bahwa tenaga surya merupakan salah satu bentuk dari EBT. Dalam menjalani profesi ini, kamu bertugas untuk merakit, memasang, dan memperbaiki panel surya.
 
Saat memasang panel surya, kamu harus mencari cara agar bisa melakukannya tanpa merusak struktur bangunan asli. Kemudian, kamu pun harus pintar-pintar mengarahkan panel agar bisa mendapatkan sinar matahari sebanyak mungkin. Oleh karena itu, untuk menjadi seorang teknisi panel surya, diperlukan pendidikan khusus yang berkaitan dengan energi terbarukan.

4. Staf Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) merupakan sumber pembangkit listrik yang menggunakan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik. Oleh karena itu, menjadi staf PLTA termasuk ke dalam kategori green jobs, sebab pekerjaan tersebut berkaitan dengan energi terbarukan, yaitu air.
 
Di PLTA, kamu berkesempatan untuk meniti karier sebagai staf operasi dan pemeliharaan, asisten engineer, teknisi kontrol dan instrumen, teknisi listrik, dan lain-lain. Namun, untuk menempati berbagai posisi tersebut, tentunya kamu harus menempuh pendidikan di jurusan yang sesuai, seperti Teknik Elektro, Teknik Sistem Energi, Teknik Tenaga Listrik, dan sebagainya.

5. Konsultan energi

Kamu juga bisa bekerja menjadi konsultan energi. Di sini, kamu berperan untuk mengelola energi berdasarkan pembangunan berkelanjutan, efisiensi, serta pelestarian lingkungan hidup. Jasa konsultasi energi biasanya diperlukan oleh perusahaan yang bergerak di bidang industri dan bangunan, agar mereka dapat membatasi penggunaan energi.
 
Kemudian, sebagai konsultan energi, kamu bertugas untuk mengumpulkan dan menganalisis data penggunaan energi, mengembangkan rencana manajemen energi, dan memastikan bahwa perusahaan mematuhi undang-undang lingkungan yang berlaku. Untuk berkecimpung di dunia ini, selain membutuhkan penguasaan di bidang energi kamu juga wajib memiliki kemampuan analisis, pemecahan masalah, dan keterampilan komunikasi.
 
Sobat Medcom tertarik bekerja di green jobs?
 
Baca juga: Belum Banyak yang Lirik, Alumnus Unair Bagikan Kiat Sukses Jadi Penerjemah dan Juru Bahasa

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif