4.838 Peserta SBMPTN Diterima di UB

Tidak Daftar Ulang, Kuota Akan Dikosongkan

Daviq Umar Al Faruq 05 Juli 2018 10:53 WIB
SBMPTN 2018
Tidak Daftar Ulang, Kuota Akan Dikosongkan
Rektor Universitas Brawijaya (UB), Nuhfil Hanani, Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq
Malang: Sebanyak 4.838 peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) lolos menjadi calon mahasiswa di Universitas Brawijaya (UB) Malang. Jumlah tersebut termasuk dalam total kuota penerimaan mahasiswa baru UB sebanyak 11.075 orang.

Kasubag Kearsipan dan Humas UB, Kotok Guritno mengimbau agar calon mahasiswa yang telah dinyatakan lolos untuk segera melakukan pendaftaran ulang melalui laman website yang sudah disediakan.


"Peserta yang diterima segera daftar ulang melalui www.selma.ub.ac.id dan bagi yang belum diterima bisa daftar jalur mandiri dan vokasi," kata Kotok di Malang, Kamis, 5 Juli 2018.

Kotok menambahkan, tidak ada peserta cadangan dalam SBMPTN. Sehingga, peserta yang tidak mendaftar ulang, maka kuotanya akan dikosongi.

"Tidak ada peserta cadangan dalam SBMPTN. Jadi, tidak ada penggantinya. Kalau memang ada yang tidak mendaftar ulang, ya dibiarkan kosong," urainya.

Sebagai informasi, UB merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan jumlah peserta diterima terbanyak kedua pada SBMPTN 2018. Di atas UB, adalah Universitas Tadulako, dengan jumlah peserta yang diterima sebanyak 5.622 orang.

Baca: Menristekdikti Tantang Kampus Ciptakan Prodi Baru

Sementara itu, Rektor UB, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR, MS mengatakan, banyak faktor yang membuat kampus UB diminati lulusan SMA sederajat. Salah satunya karena beberapa kualitas program studi yang ditawarkan.

"Ya karena program studinya bagus-bagus. Bisa juga karena Malang ini adalah kota pendidikan," ujar Nuhfil.

Selain itu, Nuhfil mengaku, ada juga faktor alumni. Sebab, banyak lulusan UB yang terbukti sukses dan menjadi petinggi maupun pejabat di sejumlah instansi di Indonesia.

"Mungkin juga karena melihat alumninya banyak yang sukses," pungkasnya.



(CEU)