Sekolah vokasi Undip. Foto: Dok humas Undip.
Sekolah vokasi Undip. Foto: Dok humas Undip.

Oktober, Undip Targetkan Seluruh Mahasiswa Diploma yang Tersisa Lulus

Arga sumantri • 15 Juli 2021 14:47
Semarang: Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP) bakal fokus mengembangkan program studi (Prodi) Sarjana Terapan (STr). Namun, Undip juga berkomitmen menuntaskan kelulusan mahasiswa diploma yang masih ada .
 
Dekan Sekolah Vokasi Undip Budiyono menegaskan penuntasan kelulusan mahasiswa program diploma yang masih ada menjadi tanggung jawab kampus. Dia memastikan, Sekolah Vokasi Undip melakukan upaya-upaya yang diperlukan agar mahasiswa diploma yang masih ada, bisa segera lulus. 
 
"Kami berharap Oktober 2021 ini bisa kami tuntaskan," kata Budiyono, mengutip siaran pers Undip, Kamis, 15 Juli 2021.

Dia meminta para dosen lebih mengefektifkan bimbingan, sehingga semua mahasiswa bisa lulus sesuai target yang ditetapkan. Dia juga berharap semua mahasiswa diploma yang masih ada bisa lulus dan diwisuda pada Oktober 2021. 
 
"Namun demikian kalau ada kondisi tertentu, mahasiswa tetap difasilitasi agar bisa lulus sesuai dengan kemampuannya," ujarnya.
 
Baca: Kemendikbudristek Perkuat Ekosistem Kewirausahaan di Kampus Vokasi
 
Guru besar teknik kimia ini mengakui masih ada mahasiswa Diploma III tahun masuk 2017/2018 yang belum menyelesaikan studinya karena kondisi tertentu yang spesifik dengan alasan yang bisa dipahami. Seperti alasan cuti kuliah karena kesehatan, keperluan yang urgen, sampai pertimbangan kebutuhan ekonomi. 
 
"Selama alasannya bisa dipahami, tentu kami perlu memberikan kebijakan," ungkapnya.
 
Budiyono memastikan proses penuntasan mahasiswa diploma tidak mengganggu upaya untuk fokus pengembangan pada program studi sarjana terapan yang dicanangkan sejak 2019. Terhitung sejak Tahun Akademik (TA) 2019/2020 Sekolah Vokasi Undip hanya menerima mahasiswa untuk Prodi Diploma IV atau Sarjana terapan (STr) pada 11 Prodi yang dikelola 4 Departemen yang ada.
 
Konsentrasi pada jenjang pendidikan sarjana terapan juga mengandung konsekuensi untuk meningkatkan kinerja bidang riset, publikasi internasional dan pembuatan paten. Menurut Budiyono, keputusan Undip mengembangkan program sarjana terapan sesuai dengan kebijakan nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
 
Baca: UI Buka Program Sarjana Terapan, Terima Mahasiswa Baru Mulai Semester Depan
 
Sekolah Vokasi Undip saat ini memiliki 4 Departemen, yakni Departemen Teknologi Industri, Departemen Sipil dan Perencanaan, Departemen Bisnis dan Keuangan, dan Departemen Informasi dan Budaya. Adapun total jumlah program studinya ada 11 Prodi Sarjana Terapan.
 
Prodi di Departemen Teknologi Industri meliputi Prodi STr Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Rekayasa Perancangan Mekanik, Teknologi Rekayasa Otomasi, Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan, dan Prodi Teknik Listrik Industri. Kemudian, di Departemen Sipil dan Perencanaan terdapat Prodi Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan, dan Prodi Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur.
 
Pada kelompok sosial humaniora, Sekolah Vokasi Undip di bawah Departemen Bisnis dan Keuangan memiliki Prodi Akuntansi Perpajakan serta Prodi Manajemen dan Administrasi Logistik. Sedangkan, Departemen Informasi dan Budaya mengelola Prodi Bahasa Asing Terapan, serta Prodi Informasi dan Humas.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AGA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan