Guru Besar dalam bidang ilmu seni, desain, dan media dengan kepakaran bahasa rupa Universitas Kristen Maranatha, Prof. Dr. Dra. Ariesa Pandanwangi, M.Sn. DOK UK Maranatha
Guru Besar dalam bidang ilmu seni, desain, dan media dengan kepakaran bahasa rupa Universitas Kristen Maranatha, Prof. Dr. Dra. Ariesa Pandanwangi, M.Sn. DOK UK Maranatha

UK Maranatha Kukuhkan Guru Besar Seni Pertama, Masuk 3 Besar Kampus Terbanyak Profesor di Jabar-Banten

Renatha Swasty • 22 Mei 2026 16:46
Ringkasnya gini..
  • Ariesa Pandanwangi merupakan guru besar dengan kepakaran bahasa rupa.
  • Universitas Kristen Maranatha masuk jajaran tiga teratas perguruan tinggi dengan jumlah profesor terbanyak di wilayah Jawa Barat dan Banten.
  • Ariesa adalah dosen senior FHIK yang karya penelitiannya sangat banyak dan sering mendapatkan hibah nasional.
Jakarta: Universitas Kristen Maranatha menambah jajaran guru besar melalui pengukuhan Prof. Dr. Dra. Ariesa Pandanwangi, M.Sn. sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu seni, desain, dan media dengan kepakaran bahasa rupa. Ariesa melalui orasinya mengangkat topik ilmu seni, desain, dan media berjudul “Bahasa Rupa, Tantangan Global, dan Perlindungan dalam Industri Kreatif”.
 
Ariesa mengungkap bahasa rupa bukan sekadar persoalan alat untuk membaca gambar serta estetika visual, melainkan sistem komunikasi budaya yang menyimpan nilai sejarah, identitas, filosofi, dan cara pandang suatu masyarakat terhadap kehidupan.
 
“Era globalisasi dan revolusi digital saat ini, bahasa rupa menjadi salah satu unsur penting yang menentukan arah perkembangan industri kreatif nasional sekaligus menjadi benteng pertahanan identitas budaya bangsa,” ujar Ariesa dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 Mei 2026.

Ariesa juga mengungkap permasalahan generasi muda saat ini yang lebih akrab dengan simbol visual global dibandingkan dengan bahasa rupa lokalnya sendiri. Akibatnya, terjadi pergeseran identitas budaya yang dapat mengancam keberlangsungan warisan visual Nusantara.
 
Dalam presentasinya, Ariesa menampilkan karya-karya batik kontemporer hasil penelitian yang mengangkat kisah tradisional Sunda dari manuskrip kuno Bujangga Manik. “Temuan bahasa rupa dalam motif batik ini secara visual kaya akan nilai historis dan budaya,” ujar dia.
 
Karya-karya penelitian Ariesa itu melibatkan proses kreatif penciptaan motif batik, melibatkan  proses produksi bersama dengan mitra industri. Produk yang  dihasilkan memiliki karakter visual khas dan memiliki daya saing tinggi di pasar global.
 
Ariesa mengajak generasi muda memiliki pemahaman bahwa budaya lokal bukan penghambat modernitas, melainkan sumber inovasi kreatif yang sangat potensial. Dia menekankan penguatan bahasa rupa tidak boleh dipandang semata sebagai agenda kebudayaan, tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan nasional”. 
 
“Industri kreatif yang berbasis budaya lokal mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat identitas bangsa di tengah persaingan global,” ujar dia.
  Pengukuhan ini membuat Universitas Kristen Maranatha masuk jajaran tiga teratas perguruan tinggi dengan jumlah profesor terbanyak di wilayah Jawa Barat dan Banten. Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Lukman, memberikan apresiasi atas pencapaian UK Maranatha dalam peningkatan jumlah guru besar pada posisi tiga teratas. 
 
Dia mengatakan dari sekitar 30 ribu dosen di Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, hanya ada sekitar 300 profesor yang aktif. Lukman mendorong dosen-dosen UK Maranatha mengikuti jejak Prof. Ariesa menjadi Guru Besar. 
 
“Lebih dari 60 persen dosen UK Maranatha memiliki rekam jejak akademik yang baik, dengan publikasi internasional Q1 dan Q2, sebagai modal untuk menjadi Guru Besar," ujar dia.
 
Dia juga mengapresiasi kinerja UK Maranatha dalam penelitian nasional dan internasional. Lukman mengatakan rekam jejak terbaik ini bisa membuat UK Maranatha tidak saja Unggul, tetapi menjadi perguruan tinggi berkelas dunia.
 
Rektor UK Maranatha, Frans Umbu Datta, mengatakan pengukuhan guru besar yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional istimewa. Dia menyebut Ariesa sebagai pahlawan seni dari Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif (FHIK). 
 
“Kebanggaan bagi UK Maranatha, Prof. Ariesa adalah satu-satunya profesor seni di UK Maranatha, dari sedikit profesor seni di Indonesia,” ucap dia.
 
Frans menuturkan Ariesa adalah dosen senior FHIK yang karya penelitiannya sangat banyak dan sering mendapatkan hibah nasional. Sehingga tidak aneh bila memperoleh pencapaian karier akademik tertinggi sebagai profesor.
 
Ketua Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha, James Martin Aryadi Budiman, menyampaikan apresiasi kepada Ariesa serta pencapaian UK Maranatha sebagai perguruan tinggi teratas di Jawa Barat dan Banten.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA