Lukman dalam paparan melalui video menyebutkan bahwa UK Maranatha berada pada jajaran lima besar perguruan tinggi yang memiliki profesor terbanyak, bersanding dengan Universitas Pakuan dan Universitas Telkom. Ketiga kampus tersebut saat ini memiliki jumlah profesor yang sama, pada urutan ketiga hingga kelima berdasarkan data sepuluh besar perguruan tinggi dengan jumlah profesor terbanyak di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV.
Pencapaian ini merupakan bagian dari upaya UK Maranatha dalam peningkatan kualitas akademik, juga bentuk upaya mendukung LLDIKTI Wilayah IV dan program nasional Diktisaintek Berdampak.
Belum lama ini, UK Maranatha juga mendapatkan apresiasi Gold Winner Anugerah LLDIKTI Wilayah IV Tahun 2025, pada kategori Perguruan Tinggi yang Menghasilkan Guru Besar Terbanyak Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan pada acara Anugerah LLDIKTI Wilayah IV di Kota Baru Parahyangan, akhir tahun lalu (21/10/2025).
Guru Besar Hukum Perbankan dan Akuntansi Manajemen
Lukman dalam paparannya menyebutkan, berdasarkan data Sister Diktisaintek per Januari 2026, LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten memiliki 301 profesor di 63 perguruan tinggi, meliputi 121 program studi.Dua profesor yang baru saja dikukuhkan pada 28 Januari 2026 adalah Prof. Dr. Hassanain Haykal, S.H., M.Hum. sebagai Guru Besar bidang hukum perbankan dan Prof. Joni, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA. sebagai Guru Besar bidang akuntansi manajemen.
Dalam upacara pengukuhan, Prof. Haykal menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Peran Hukum Perbankan dalam Mendorong Green Economy: Analisis Kritis terhadap Kebijakan Nasional Perbankan Indonesia”.
Haykal melalui orasinya menekankan bahwa hukum perbankan bukan sekadar alat kontrol, melainkan instrumen transformasi menuju keadilan ekologis.
Berikutnya, Joni membawakan orasi ilmiah berjudul “Economic Consequences of Political Connection in Indonesia”. Orasi ini membahas permasalahan ekonomi berkaitan dengan fenomena koneksi politik.
Joni memaparkan hasil penelitian lima tahun terakhir, menampilkan dampak positif dan negatif dari adanya praktik koneksi politik yang dilakukan oleh institusi atau perusahaan. Kajian kritis ini memberikan referensi bagi perusahaan, investor, dan pembuat kebijakan
Rektor UK Maranatha, Frans Umbu Datta memberikan apresiasi kepada kedua Guru Besar atas pencapaian gelar tertinggi yang diraih pada usia yang masih relatif muda. Frans berpesan, ada tuntutan yang perlu dipenuhi oleh Guru Besar.
“Tuntutan terbesar bagi seorang Guru Besar adalah keteladanan,” ujar Frans.
Ia menegaskan agar jangan menjadi Guru Besar yang hanya nama saja. “Artinya, hari ini dikukuhkan menjadi Guru Besar, lalu berhenti penelitian, berhenti berinovasi, berhenti publikasi,” lanjutnya.
Ia menekankan, guru besar harus terus berkarya dan memajukan bangsa. Selain keteladanan akademik, ada keteladanan lain yang menjadi tuntutan seorang Guru Besar, yaitu dalam hal karakter dan spiritualitas.
Baca Juga :
UMI Satu-satunya PTS Pengelola Beasiswa KNB 2026 di Indonesia Timur, Ini Daftar Prodi Pilihannya
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News