Siswa mengikuti PAUD. DOK Kemendikbud
Siswa mengikuti PAUD. DOK Kemendikbud

Orang Tua Makin Sadar Pentingnya PAUD, 36,19% Anak Usia 3-6 Tahun Sudah Sekolah

Ilham Pratama Putra • 09 Desember 2025 14:44
Jakarta: Golden age atau periode emas anak pada usia 0-6 tahun. Pada usia tersebut, tumbuh kembang anak merupakan momen yang sangat krusial.
 
Masa tersebut menjadi fondasi utama untuk pengembangan anak, mulai dari kemampuan kognitif, emosional, sosial hingga fisik. Kehadiran program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi salah satu upaya dalam mencerdaskan anak Indonesia.
 
Berapa persen anak usia 0-6 tahun yang sudah mengikuti PAUD? Badan Pusat Statistik (BPS) punya informasinya buat Sobat Medcom!

Melansir unggahan Instagram @bps_statistics, BPS mencatat angka partisipasi kasar (APK) PAUD usia 3-6 tahun pada 2025 meningkat. Peningkatan dibandingkan dengan APK PAUD usia 3-6 tahun pada tahun 2024.
 
Pada tahun 2024, APK PAUD usia 3-6 sebesar 36,03 persen. Sedangkan pada tahun 2025, APK PAUD usia 3-6 sebesar 36,19 persen.
 
BPS memuat data yang lebih luas dengan menghitung seberapa banyak anak usia 0-6 tahun pernah atau sedang mengikuti pendidikan pra sekolah.
 
Pada tahun 2025, anak usia 0-6 tahun pernah atau sedang mengikuti pendidikan pra sekolah sebesar 34,15 persen. Sementara itu, sisanya sebesar 65,85 persen belum menjalani jenjang prasekolah.
 
 
 
Semakin tinggi partisipasi prasekolah anak usia 0-6 tahun sebenarnya merupakan data positif. Sebab, hal ini menunjukkan semakin berhasil upaya perluasan akses pendidikan prasekolah.
 
APK PAUD diperkirakan akan terdongkrak dengan adanya program wajib belajar 13 tahun. Kemendikdasmen menetapkan pendidikan wajib mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
 
TK menjadi jenjang baru dalam skema wajib belajar tersebut. Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan murid di jenjang TK akan mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).
 
"PIP  yang selama ini dikhususkan untuk murid SD, SMP dan SMA mulai tahun depan akan diberikan untuk di tingkat Taman Kanak-Kanak," ujar Mu'ti di Kantor Kemendikdasmen, Rabu, 22 Oktober 2025.
 
Namun, Mu'ti belum mengungkap jumlah penerima PIP jenjang TK. Yang jelas program ini akan didukung oleh Kementerian Desa.
 
"Wajib Belajar 13 Tahun yang program itu kita targetkan untuk mulai tahun depan sudah kita laksanakan bekerja sama dengan Kementerian Desa," beber dia. 
 
Kemendikdasmen telah menganggarkan PIP untuk Tahun 2026 mencapai Rp13,4 triliun. "PIP dengan alokasi anggaran Rp13,4 triliun untuk 18,5 juta siswa," kata Mu'ti dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI, Kamis, 4 September 2025.
 
Nah, kamu tipe yang mendukung pendidikan prasekolah atau PAUD untuk anak enggak sobat Medcom?
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan