Ilustrasi digitalisasi pendidikan Foto: MI/Panca Syurkani
Ilustrasi digitalisasi pendidikan Foto: MI/Panca Syurkani

Digitalisasi Pendidikan Jadi Ide Kosong Tanpa Perbaikan Infrastruktur

Pendidikan Pembelajaran Daring Digitalisasi Sekolah
Ilham Pratama Putra • 12 November 2020 16:36
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus menggencarkan upaya digitalisasi pendidikan. Namun ide digitalisasi itu dinilai sulit terwujud tanpa adanya perbaikan infrastruktur.
 
"Jangan ide dulu dikeluarkan tapi infrastrukturnya belum disiapkan, itu yang selalu terjadi saat ini," ujar Unifah di Gedung Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta Pusat, Kamis, 12 November 2020.
 
Misalnya saja dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), menurut Unifah, PJJ telah mengakselerasi digitalisasi pendidikan. Namun saat metode daringnya dipertimbangkan untuk dilanjutkan, Kemendikbud seharusnya tidak boleh lepas tangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ya mikir dulu PJJ bagaimana nanti pascacovid-19 tidak sepenuhnya kita ngajar kayak biasa lagi, blended learning. Infrastruktur dasar seperti listrik dan internet di daerah terpencil dipikirkan. Itu saya berharap selesaikan dulu, baru ngomong digitalisasi sekolah," lanjut Unifah.
 
Pasalnya, saat ini banyak pelajar yang tidak bisa menjalankan PJJ. Menurutnya implementasi digitalisasi pendidikan tak bakal terwujud jika infrastruktur tidak dibenahi terlebih dahulu.
 
"Jangan belum selesai (infrastruktur) itu udah melompat ke digitalisasi sekolah, nanti yang maju makin maju, yang mundur makin mundur. Ide boleh dikatakan bagus, ide gagasan visi, terus strategi dan implementasi lemah banget," sambungnya.
 
Baca juga:Kemenko PMK Sarankan Asesmen Nasional Diundur Hingga Oktober 2021
 
Selain permasalahan infrastruktur, kemampuan guru manfaatkan teknologi juga dinilai masih menjadi sebuah masalah. Untuk itu pemerataan literasi digital juga harus dibenahi sebelum masuk pada ide digitalisasi pendidikan.
 
"Lihat aja survei kita, belum lah (merata kemampuan guru). Banyak yang belum sampai jaringannya, Jadi Indonesia tidak bisa full dengan digitalisasi. Indonesia harus blended, karena faktanya begitu," tegasnya.
 
Lebih lanjut unifah meminta Kemendikbud juga berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo). Sebab, jika terkait perbaikan infrastruktur internet, akan menjadi tugas Kemenkominfo.
 
"Iya dibicarakan lah (dengan Kemkominfo), jangan digitalisasi sekolah dulu, itu bagus oke silahkan tapi bagaimana menyelesaikan (masalah infrastruktur dulu)," pungkasnya.
Attachments area

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif