Sinergi Litbang Harus Berujung Hilirisasi Riset
Peneliti melakukan proses kultur atau ekspansi sel "Mesenchymal Stem Cell" (MSC) di laboratorium "Stem Cell"
Yogyakarta: Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mendorong sinergi lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) berujung pada hilirisasi penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh pihak industri dan masyarakat. 

"Sinergi ke depan mengarah kepada outcome(hasil akhir)," kata Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Pendidikan Tinggi  Kemristekdikti Kemal Prihatman seperti dikutip dari Antara, Jumat, 16 November 2018.


Kunjungan Kemal ke Yogyakarta, dalam rangka sinergitas penguatan kelembagaan Pusat
Unggulan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUI). Kemal mengatakan selama ini sinergi yang cenderung terjadi adalah sinergi proses.

Kemudian, berlanjut kepada sinergi output. Pada tahap selanjutnya, sinergi harus ke arah menghasilkan outcome.  Dia menuturkan keluaran suatu lembaga litbang meliputi publikasi riset, jumlah kegiatan riset dan jumlah hasil riset yang sudah dipatenkan. 

Sementara outcomeberkaitan dengan manfaat yang dirasakan pihak ketiga yakni industri dan masyarakat.  "Hasil akhir itu terkait kemanfaatan kepada pemangku kepentingan, pihak ketiga, ada tidak masyarakat dan industri yang memanfaatkan," ujarnya.

Kemal mengatakan harus ada sinergi dengan pihak industri dan masyarakat, sehingga tidak hanya sinergi proses yang terjadi antarlembaga litbang, tapi lebih pada ke hilirisasi dan komersialiasi produk. 

Baca: Indonesia-Belarus Segera Bentuk Tim Pendidikan Tinggi

Kemal menuturkan, hingga saat ini ada 120 Pusat Unggulan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUI)  yang mana 60 persen di antaranya bergerak di bidang pangan dan pertanian.  Kemudian disusul bidang lain seperti kemaritiman dan kelautan. 

Ia menuturkan, dari total jumlah PUI yang ada, sebanyak 78 lembaga sudah memasukkan input, proses, dan output untuk produk yang bisa dikerjasamakan. Namun dari 1.600 potensi yang bisa
disinergikan ada 78 pengembang PUI. Hhingga saat ini ada 48 produk akhir yang baru disinergikan dan bersifat nasional.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id