Jakarta: Pemerintah terus mendorong agar lulusan perguruan tinggi dapat menjadi entrepreneur. Namun di tengah dorongan itu, minat mahasiswa untuk menjadi pengusaha malah bergeser, mereka lebih memilih menjadi karyawan di perusahaan unicorn setelah lulus.
"Saya dapat data kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) berupa data tracer study, studi yang dilakukan ITB, ternyata belakangan mahasiswa enggan memulai wirausaha," ujar Founder Achmad Zaky Foundation, Achmad Zaky dalam webinar Startup Campus, Rabu 5 Januari 2022.
Menurutnya, hal itu terjadi akibat berkembangnya unicorn di Indonesia. Pesatnya unicorn ternyata malah membuat mahasiswa ingin menjadi pekerja di perusahaan tersebut.
"Ketika banyak unicorn, mereka lebih banyak ingin bekerja untuk unicorn tersebut karena gajinya menarik," terangnya.
Mantan CEO BukaLapak itu menyebut kecendrungan itu juga dipengaruhi orang perusahaan yang datang ke kampus untuk merekrut mahasiswa calon lulusan. Hal itu dinilai mengalihkan perhatian mahasiswa dari keinginan membuat usaha.
Seharusnya, yang perlu didorong saat ini ialah bagaimana perusahaan bisa turut membantu hadirnya entrepreneur. Zaky pun membeberkan apa yang mesti dipersiapkan mahasiswa jika ingin menjadi seorang pengusaha.
"Yang harus disiapkan kultur dan mental, mental harus mental yang kuat, karena menjadi founder itu sangat menantang," tuturnya.
Baca juga: Mengulas Jurusan Filsafat, 'Ibu' dari Berbagai Ilmu
Menurut dia, jalan menjadi pengusaha adalah meniti semua hal yang serba pertama. Ada banyak hal baru yang ditemui dan dihadapi.
"Kalau kata orang Jawa ya babat alas. Tapi di balik tantangan itu pembelajarannya juga besar, dan akhirnya finally reward-nya juga besar," tutup Zaky.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan