UAI Deklarasi Kampus Antikorupsi

Bangun Mental Antikorupsi Sejak Mahasiswa Baru Sampai Lulus

Annisa ayu artanti 22 September 2018 13:26 WIB
beasiswa osc
Bangun Mental Antikorupsi Sejak Mahasiswa Baru Sampai Lulus
Pelantikan mahasiswa baru Universitas Al Azhar Indonesia, Medcom.id/Annisa Ayu Artanti.
Jakarta:Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) mendeklarasikan diri enjadi kampus antikorupsi.  Deklarasi tersebut memperkuat komitmen UAI dalam membangun mental mahasiswa yang antikorupsi sejak pertama kali masuk kampus, hingga lulus kuliah untuk meminimalisasi lulusan menjadi koruptor.

Rektor UAI, Asep Saefudin mengatakan, pembelajaran budaya antikorupsi sudah ditanamkan pada mahasiswa, mulai dari tahap awal masuk yakni melalui Program Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus kepada Mahasiswa Baru (PKKMB), hingga mahasiswa tersebut lulus dan diwisuda.


"Kalau di kita memang dari dulu penanaman antikorupsi itu mulai dari masuk, sampai dengan keluar," kata Asep di sela-sela Pelantikan Mahasiswa Baru 2018 dan Deklarasi Kampus Antikorupsi, di Kampus UAI, Jakarta, Sabtu, 22 September 2018.

Menurut Asep, korupsi merupakan "penyakit" yang menyerang otak dan hati. Untuk itu, kampus sebagai lembaga pendidik dituntut menciptakan kultur atau budaya antikorupsi untuk mencegah gejala menjadi penyakit, tidak hanya dalam kegiatan belajar mengajar namun juga saat di dalam ujian.

Dalam kegiatan belajar UAI membagi dalam dua metode, yakni kelompok dan perorangan atau individu. Berbagai kegiatan belajar mengajar diselesaikan dengan kegiatan kelompok, seyogyanya para mahasiswa mengerjakan dengan kerja sama sehingga menumbuhkan sikap kepedulian.

Baca: UAI Gandeng ICW Beri Kuliah Tambahan Antikorupsi

Namun jika kegiatan tersebut individu, UAI menekankan kepada mahasiswa untuk tidak bekerja sama karena hal tersebut sebagai penilaian kemandirian seseorang.   

"Di Universitas Al Azhar prilaku-prilaku yang sifatnya membawa kepada corrupted mindatau otak yang tercoreng itu kita eliminir sedemikian rupa, melalui proses pembelajaran," ujar Anggota Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia (FRI).

Pada PKKMB Asep juga menyampaikan deklarasi UAI sebagai kampus anti korupsi.  "UAI berkomitmen menjadi motor penggerak terpeliharanya nilai-nilai integritas bangsa dan mendukung penuh upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi," pungkas Asep.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id