Taklimat Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Rabu 29 Desember 2021. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Taklimat Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Rabu 29 Desember 2021. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Catatan Akhir Tahun Pendidikan 2021

Capaian Strategis Pendidikan Dasar Hingga Perguruan Tinggi Keagamaan Selama 2021

Pendidikan kementerian agama Pendidikan Dasar Perguruan Tinggi PTKI Kaleidoskop Pendidikan 2021
Ilham Pratama Putra • 29 Desember 2021 12:13
Jakarta: Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyatakan pandemi covid-19 sangat berpengaruh terhadap capaian strategis 2021 dalam bidang pendidikan yang berada di bawah kementeriannya. Beberapa capaian mengalami penurunan dan peningkatan namun tidak signifikan.
 
"Capaian angka partisipasi kasar dan partisipasi murni, masih di bawah target dengan selisih antara 0,1-0,2 persen. Yang nanti akan dilakukan pengukuran kembali pada tahun 2022," kata Yaqut dalam Taklimat Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Rabu 29 Desember 2021.
 
Sementara itu, untuk capaian kualitas akreditasi mulai dari jenjang pendidikan dasar sampai perguruan tinggi keagamaan terdapat kenaikan. Yaqut menyebut kenaikan akreditasi cukup signifikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada peningkatan satu sampai 3 persen dari target yang ditetapkan," sebut dia.
 
Ia menyebut, capaian persentase kelas internasional di perguruan tinggi keagamaan juga mengalami peningkatan sepanjang 2021. Kenaikannya mencapai 0,12 persen.
 
Baca: Catatan Akhir Tahun PGRI, Mulai Rekrutmen PPPK Hingga Guru Penggerak
 
Kemudian, lulusan dari perguruan tinggi keagamaan yang mendapat kerja dalam waktu satu tahun mengalami penurunan. Bahkan tidak mencapai target. "Turun 0,03 persen dari target. Ini tidak besar tapi turun," lanjut Yaqut.
 
Sementara itu, publikasi jurnal ilmiah internasional dari perguruan tinggi keagamaan naik 1,3 persen. Terakhir, Yaqut memaparkan jika terjadi peningkatan jumlah siswa di sekolah keagamaan di bawah Kemenag yang membuat rasio gury terhadap siswa tidak ideal.
 
"Rasio guru terhadap siswa yang seharusnya 1 banding 20 sekarang 1 banding 27.  Kita sudah melakukan pendalaman kenapa perbandingan ini naik. Karena ada peningkatan jumlah siswa di sekolah keagamaan di bawah kementerian agama," tutupnya.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif