Dukung Honai Belajar Anak, JNE Kirim Buku Gratis ke Wamena
Presiden Direktur JNE M. Feriadi. (Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin).
Jakarta: Perusahaan jasa pengiriman dan logistik, JNE, mendukung program Wahana Visi Indonesia (WVI) dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di Tanah Air. JNE berkontribusi dalam pengiriman buku yang dikumpulkan WVI untuk kebutuhan Honai Belajar Anak di Desa Sapalek, Wamena.

Awal Februari 2018, WVI meresmikan Honai Belajar Anak di Desa Sapalek, Wamena, Papua. Honai Belajar Anak merupakan fasilitas pendidikan untuk anak-anak usia dini di Desa Sapalek.


"Kita memang melihat bagaimana kondisi masyarakat dan anak-anak yang ada di sana. Tentunya sangat disayangkan kalau anak-anak ini kehilangan kesempatan untuk belajar," kata Presiden Direktur JNE M. Feriadi di Jakarta, Kamis, 22 Februari 2018.

Feriadi yakin Honai Belajar Anak mampu menyamaratakan mutu pendidikan anak-anak di Desa Sapalek dengan kualitas pendidikan di kota. Dengan dukungan JNE, Feriadi berharap anak-anak di Desa Sapalek mendapat kesempatan untuk bisa belajar dan berkarya.

"Kalau sejak usia awal mereka tidak ada kesempatan untuk belajar, maka ke depan ini mungkin tidak akan terjadi semuanya. Jadi mulailah dari langkah yang paling kecil yang kita wujudkan melalui program #BeraniMimpi ini sehingga ke depan program-program (serupa) yang lain dipastikan akan berjalan," tegasnya.

(Baca juga: Honai Belajar Anak Wujudkan Kemajuan Pendidikan di Papua)

WVI merupakan organisasi sosial yang fokus pada kesejahteraan anak. WVI, jelas CEO & National Director WVI Doseba T. Sinay, fokus terhadap empat hal dalam mewujudkan kesehatan, pendidikan, perlindungan anak, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.

WVI menggalang dana lewat kampanye #BeraniMimpi secara online. Pembangunan fasilitas pendidikan Honai Belajar Anak di Desa Sapalek merupakan program #BeraniMimpi di tahun kedua.

Pada 2016, WVI menjalankan program #BeraniMimpi pertamanya untuk menyediakan akses air di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di daerah tersebut WVI juga fokus terhadap pemberdayaan posyandu demi meingkatkan kesehatan anak.

"Kita bangun sumur air sehingga anak-anak agar mereka punya akses terhadap air sehingga juga meningkatkan sanitasi mereka. Selain menyediakan akses air kami juga memberi pendampingan kepad kader-kader kami untuk meningkatkan mutu pelayanan posyandu," tutup dia.



(HUS)