Doa. DOK Medcom
Doa. DOK Medcom

Bacaan Niat Puasa Iduladha Arab, Latin, dan Artinya, Bisa Gabung Qada Ramadan

Renatha Swasty • 18 Mei 2026 15:06
Ringkasnya gini..
  • Pemahaman mengenai bacaan niat puasa Iduladha menjadi modal utama agar ibadah yang dijalankan sah.
  • Waktu pelaksanaan niat puasa Zulhijah dianjurkan untuk dibaca pada malam hari, yaitu sejak terbenamnya matahari hingga terbit fajar.
  • Niat puasa Zulhijah dapat dibaca pada malam hari atau siang hari.
Jakarta: Bulan Zulhijah kembali menyapa umat Islam dengan membawa sejuta keberkahan yang melimpah. Selain menjadi momen pelaksanaan ibadah haji, bulan ini juga dipenuhi dengan anjuran amalan sunah, salah satunya adalah puasa Zulhijah.
 
Melaksanakan puasa sunah di awal bulan Zulhijah memiliki keutamaan yang luar biasa, bahkan disebut setara dengan jihad di jalan Allah SWT. Amalan mulia ini menjadi kesempatan emas bagi setiap muslim, khususnya yang tidak sedang berada di Tanah Suci, untuk mensucikan diri dan mendapatkan pahala.
 
Puncak dari rangkaian ibadah sunah ini ditandai dengan pelaksanaan puasa Tarwiyah dan puasa Arafah yang jatuh menjelang Hari Raya Iduladha. Untuk melaksanakannya, pemahaman mengenai bacaan niat menjadi modal utama agar ibadah yang dijalankan sah.

Pada umumnya, waktu pelaksanaan niat puasa Zulhijah dianjurkan untuk dibaca pada malam hari, yaitu sejak terbenamnya matahari hingga terbit fajar. Namun sebagai bentuk keringanan ibadah sunah, niat juga boleh dilafalkan pada siang hari sebelum waktu zuhur tiba selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.
 
Bagi umat muslim yang ingin melaksanakan ibadah sunah ini, berikut bacaan niat puasa Iduladha yang dapat dilafalkan dikutip dari laman NU Online:

Niat Puasa Iduladha

Niat Puasa Zulhijah pada Malam Hari

Bagi yang ingin memantapkan niat sejak malam hari, berikut rincian lafaz niat puasa dari tanggal 1 hingga 9 Zulhijah beserta artinya:
 
1. Niat Puasa Tanggal 1 Sampai 7 Zulhijah
 
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
 
Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta‘ala.
 
Artinya: "Saya niat puasa sunah bulan Zulhijah karena Allah ta’ala."

 2. Niat Puasa Tanggal 8 Zulhijah (Hari Tarwiyah)


نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
 
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta‘ala.
 
Artinya: “Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah ta’ala.”

3. Niat Puasa Tanggal 9 Zulhijah (Hari Arafah)


نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
 
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’ala.
 
Artinya: “Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah ta’ala.”
 

Niat Puasa Zulhijah pada Siang Hari

Apabila lupa membaca niat pada malam hari, umat Islam diperbolehkan melafalkan niat pada pagi atau siang hari sebelum tergelincirnya matahari atau waktu zuhur dengan bacaan sebagai berikut:

1. Niat Siang Hari Tanggal 1 Sampai 7 Zulhijah


نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
 
Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala.
 
Artinya: "Saya niat puasa sunah bulan Zulhijah hari ini karena Allah ta’ala."

2. Niat Siang Hari Tanggal 8 Zulhijah (Hari Tarwiyah)


نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
 
Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.
 
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta’ala.”

3. Niat Siang Hari Tanggal 9 Zulhijah (Hari Arafah)


نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِعَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
 
Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i arafata sunnatan lillahi ta’ala.
 
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta’ala.”

Gabungan Niat dengan Qadha Puasa Ramadan

Bagi umat Islam yang masih memiliki utang puasa Ramadan, terdapat kemudahan untuk membayarnya karena utang tersebut boleh diqada dengan menjalankan puasa sunah Zulhijah. Kemudahan dalam hukum fiqih ini tentu sangat menguntungkan bagi siapa saja yang ingin melunasi kewajibannya sekaligus meraih keutamaan bulan mulia ini.
 
Menurut pandangan ulama dalam kitab Hasyiyah I’anah at-Thalibin, jika seseorang berpuasa di awal bulan Zulhijah dengan niat membayar utang Ramadan saja, orang tersebut secara otomatis sudah mendapatkan dua pahala sekaligus. Artinya, utang puasanya lunas dan bonus pahala sunah seperti puasa Tarwiyah atau puasa Arafah tetap bisa didapatkan.
 
Kehadiran bulan Zulhijah merupakan kesempatan berharga bagi setiap muslim untuk membersihkan diri dari dosa dan meraih pahala berlipat ganda melalui ibadah puasa sunah. Oleh karena itu, yuk manfaatkan momen ini dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar hari penuh berkah ini tidak berlalu dengan sia-sia. (Talitha Islamey
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA