“Di 2021, kami mendorong semua bidang di BMTI untuk berinovasi tak terkecuali untuk menciptakan mesin CNC kayu,” beber Kepala BBPPMPV BMTI, Supriyono, dikutip dari laman Vokasi Kemdikbud, Kamis, 27 April 2023.
Dia mengatakan momentum di masa pandemi harus dimanfaatkan untuk menghasilkan beragam inovasi. Sehingga berguna untuk tahun-tahun yang akan datang.
CNC kayu di BMTI berguna untuk pekerjaan woodworking craft atau seni kriya kayu, seperti ukiran untuk papan nama atau hiasan. Bahkan, juga bisa digunakan untuk ukiran kayu pada pintu.
“Penggunaan CNC kayu ini masih dalam tahap in house training (IHT) di BMTI,” beber Fatori.
Dia menjelaskan cara kerja CNC kayu tergolong lebih simpel ketimbang harus mengukir kayu manual. Dia menuturkan cara manual akan membutuhkan waktu lama, sedangkan menggunakan CNC kayu, produk kriya ukir hanya membutuhkan waktu dua jam saja.
Produk kriya ukir dapat dihasilkan lebih cepat menggunakan modul Arduino Uno dengan program GRBL. Hal itu dikarenakan dengan tulisan atau motif yang akan diukur terekam di komputer melalui software ArtCam.
Setelah desain siap, mesin CNC siap beraksi mengikuti bentuk vektor dengan kode yang tertuang di software tersebut. Dalam pembuatannya, CNC kayu dibutuhkan beberapa keterampilan, seperti mekanik, elektrik, elektronik, dasar-dasar komputer, perkayuan, kriya, seni, dan beberapa pengetahuan yang didasarkan pada kreativitas high order thinking.
Terdapat dua tipe inovasi CNC kayu ala BMTI. Tipe pertama dibangun menggunakan Arduino Uno dengan ukuran 90 cm dan 120 cm dengan area kerja 50 cm dan 87 cm.
CNC tipe kedua dikembangkan dalam ukuran besar dengan dimensi ukuran 240 cm x 120 cm dengan area kerja 90 cm x 200 cm.
Ukuran ini dikembangkan khusus untuk pekerjaan kreasi woodworking craft ukir kayu pada pintu panel serta pahatan/ukiran yang membutuhkan ukuran panjang. Seperti kaligrafi dan sebagainya.
Fatori yakin inovasi tidak hanya berkembang di situ saja. Dia berencana mengembangkan plasma cutting CNC. Varian CNC lainnya tersebut adalah proses pemotongan logam dengan menggunakan teknologi plasma yang dikontrol oleh sebuah mesin CNC.
| Baca juga: Siswa SMK Panca Bakti Banjarnegara Ciptakan Mobil Listrik dari Daur Ulang Barang Rongsokan |
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News