Menristekdikti, Mohamad Nasir di Universitas Mataram, Medcom.id/Intan Yunelia.
Menristekdikti, Mohamad Nasir di Universitas Mataram, Medcom.id/Intan Yunelia.

Menristekdikti: 2030 Indonesia Bisa Lampaui Jerman dan Prancis

Pendidikan bonus demografi
Intan Yunelia • 15 April 2019 20:17
Mataram: Bonus demografi Indonesia pembangunan berkelanjutan (sustainability development) mencapai puncaknya pada 2030-2045. Dengan keunggulan ini diprediksi Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi nomor empat dunia, mengungguli Jerman dan Prancis.
 
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir menyampaikan dalam penelitian lembaga riset Amerika Serikat McKinsey Global Institute di 2012 lalu, kekuatan ekonomi Indonesia berada di nomor tujuh dunia. Fakta ini didukung oleh penelitian lainnya, PricewaterhouseCoopers (PwC) memprediksi Indonesia menjadi negara nomor empat dengan Gross Domestic Product (GDP) terbesar di dunia.
 
Peringkat ini bahkan mengalahkan kekuatan ekonomi dunia negara-negara Eropa Barat. "Nomor satu diduduki Tiongkok, India, Amerika Serikat dan keempat adalah Indonesia. Jepang, Jerman, Prancis akan berada di bawah Indonesia ini kata peneliti Amerika," kata Nasir saat Kuliah Umum 'Peran Mahasiswa Menghadapi Revolusi Industri 4.0' di Universitas Mataram, Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin, 15 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Beasiswa Macet, 35 Mahasiswa di Jerman Terancam Dideportasi
 
Tentu fakta tersebut masih sebatas prediksi. Tugas pemerintah kini bagaimana menyiapkan sarana dan prasarana untuk mencapai target tersebut. Bonus demografi bisa menjadi anugerah bisa juga musibah.
 
Membludaknya angka usia angkatan kerja bisa menjadi kekuatan ekonomi Indonesia di masa yang akan datang. Namun, juga bisa menjadi masalah apabila segala infrastrukturnya tidak dipersiapkan sejak sekarang.
 
"Maka sumber daya manusia Indonesia harus luar biasa karena jumlah tenaga kerjanya lebih besar anak-anak muda dari pada orang tua," kata Nasir.
 
Kekuatan dan kemajuan Indonesia ada di tangan anak muda. Pemerintah hanya mempersiapkan segala macam infrastruktur untuk pembangunan ekonomi Indonesia ke depan.
 
"Maka ini adalah sangat tergantung kepada saudara semuanya. Anda adalah calon pemimpin dan penggerak masa depan ini penting untuk membangun ekonomi indonesia yang lebih baik," seru Nasir.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif