Kegiatan PkM dosen Unpam kepada ibu-ibu PKK di kawasan Bukit Sawangan Indah, Depok. DOK Unpam
Kegiatan PkM dosen Unpam kepada ibu-ibu PKK di kawasan Bukit Sawangan Indah, Depok. DOK Unpam

Cegah Oversharing! Dosen Unpam Beri Edukasi Literasi Digital Ibu PKK Depok

Renatha Swasty • 14 Oktober 2026 11:16
Ringkasnya gini..
  • Dosen Unpam menggelar kegiatan PkM edukasi oversharing dan personal branding bagi ibu-ibu PKK di Depok.
  • Peserta diimbau bijak membagikan data pribadi serta aktivitas keluarga untuk menghindari risiko kejahatan digital.
  • Ibu-ibu PKK diharapkan menjadi penggerak utama dalam mendampingi keluarga berinteraksi secara sehat di media sosial.
Depok: Di balik kebiasaan membagikan foto, aktivitas keluarga, hingga cerita keseharian, terdapat risiko terhadap privasi dan keamanan informasi pribadi yang kerap luput dari perhatian. Fenomena ini mendorong dosen Universitas Pamulang meningkatkan kesadaran ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di kawasan Bukit Sawangan Indah, Depok terhadap pentingnya literasi digital, khususnya menjaga privasi serta membangun identitas positif di ruang digital.

Hal itu dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan mengusung tema “Bijak Bermedia Digital melalui Edukasi Oversharing dan Personal Branding untuk Keluarga”.

Ketua Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Pamulang, Iis Mardiansyah, menekankan pentingnya penyuluhan dan sosialisasi sebagai sarana memperkuat pemahaman masyarakat terhadap perkembangan teknologi komunikasi. 

Menurut dia, kehadiran teknologi dan komunikasi semestinya tidak hanya dimaknai sebagai kemajuan perangkat dan kemudahan mengakses informasi, tetapi juga menjadi peluang mengakselerasi pemanfaatan teknologi secara berkelanjutan dalam kehidupan bermasyarakat. 

Melalui kegiatan pengabdian ini, perguruan tinggi diharapkan dapat berkontribusi dalam menjembatani perkembangan teknologi dengan kebutuhan literasi masyarakat.
   

Literasi digital ibu-ibu PKK

Dosen Universitas Pamulang, Adhvidya, mengajak peserta memahami fenomena oversharing, yakni kecenderungan membagikan informasi pribadi secara berlebihan melalui platform media sosial. Dia menekankan pentingnya kemampuan memilah informasi sebelum diunggah ke ruang digital. 

Aktivitas yang terlihat sederhana, seperti membagikan lokasi secara langsung, aktivitas anak, hingga informasi mengenai kehidupan keluarga perlu dipertimbangkan. Sebab, karena berpotensi menimbulkan risiko penyalahgunaan informasi dan pelanggaran privasi.

Peserta diajak memahami bahwa kebebasan berekspresi di media sosial perlu diimbangi dengan kesadaran terhadap batasan privasi, keamanan digital, serta konsekuensi dari setiap informasi yang dipublikasikan.

Para dosen juga menekankan pentingnya personal branding dalam kehidupan digital. Oversharing berkaitan dengan kemampuan membatasi informasi pribadi, maka personal branding menekankan bagaimana seseorang dapat membangun citra dan identitas diri yang positif melalui aktivitas komunikasi di media sosial.

Peserta diperkenalkan pada pemahaman bahwa media sosial bukan sekadar ruang membagikan aktivitas sehari-hari, melainkan juga sarana menampilkan nilai, kemampuan, pengalaman, dan kontribusi positif yang dimiliki seseorang. Kedua materi tersebut menjadi saling melengkapi. 

Masyarakat tidak hanya didorong untuk lebih berhati-hati dalam membagikan informasi, tetapi juga memahami bagaimana menggunakan media digital secara produktif, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sosialnya.

Pemilihan ibu-ibu PKK sebagai peserta lantaran peran keluarga dalam membentuk kebiasaan bermedia digital. Sebagai bagian penting dalam lingkungan keluarga, para ibu diharapkan dapat menjadi penggerak literasi digital, termasuk dalam mendampingi anak dan anggota keluarga lainnya ketika berinteraksi di media sosial.

Sehingga, edukasi literasi digital tidak berhenti pada peningkatan pemahaman individu, tetapi diharapkan dapat diterapkan dalam komunikasi sehari-hari di lingkungan keluarga.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan