Ilustrasi Doa. Foto: Pexel
Ilustrasi Doa. Foto: Pexel

Surat Al-Falaq: Arab, Latin dan Terjemahannya, Lengkap dengan Penjelasan dan Kandungannya

Ilham Pratama Putra • 04 Juli 2026 11:56
Ringkasnya gini..
  • Surat Al-Falaq merupakan surat ke-113 Al-Qur'an yang terdiri dari lima ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah.
  • Simak bacaan Surat Al-Falaq lengkap dalam Arab, latin, dan terjemahan bahasa Indonesia yang mudah dipahami.
  • Ketahui kandungan dan keutamaan Surat Al-Falaq sebagai doa memohon perlindungan dari berbagai bentuk kejahatan.
Jakarta: Surat Al-Falaq merupakan surat ke-113 dalam Al-Quran. Surat ini berada di juz 30 tepatnya berada di surat kedua terakhir dalam Al-quran, sebelum surat An-Nas yang merupakan surat ke-114.
 
Surat dengan 5 ayat ini tergolong surat Makkiyah. Atau surat yang diturunkan di Mekkah sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah.
 
Baca juga: Overthinking Parah? Surah Al-Insyirah Jadi 'Healing' Paling Ampuh  

 
Secara bahasa, Al-Falaq berarti waktu subuh. Melansir Nu Online, inti dari surat ini adalah perintah dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dan umatnya untuk senantiasa memohon perlindungan hanya kepada Allah dari segala macam kejahatan.
 
Surat ini memiliki keutamaan sebagao doa perlindungan. Sekaligus penyembuh dan penolak gangguan atau sebagai sarana memohon perlindungan Allah dari sihir, hingga gangguan jin.
 
Seperti apa lengkapnya bacaan surat Al-Falaq? Berikut Surat Al-Falaq dalam bahasa Arab,  Latin dan Terjemahannya:
 

Surat Al-Falaq dalam bahasa Arab,  Latin dan Terjemahannya

 
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ ۝١
(Ayat 1) qul a‘ûdzu birabbil-falaq
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh)
 
مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ ۝٢
(Ayat 2) min syarri mâ khalaq
dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,
 
وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ ۝٣
(Ayat 3) wa min syarri ghâsiqin idzâ waqab
dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
 
وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ ۝٤
(Ayat 4) wa min syarrin-naffâtsâti fil-‘uqad
dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya),
 
وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَࣖ ۝٥
(Ayat 5) wa min syarri ḫâsidin idzâ ḫasad
dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”
 
Baca juga: Masya Allah, Lantunan Al-Quran Menggema di Locker Room Timnas Mesir Jelang Laga Lawan Belgia  

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA