Sekretaris Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Muhammad Yusro, menjelaskan perihal pelaksanaan TKA SD-SMP 2026. Simak ulasan lengkapnya berikut ini:
Mekanisme pelaksanaan TKA SD-SMP 2026
- TKA kelas 6 dan 9 dilaksanakan 5 gelombang, 10 hari dengan total ada 20 sesi
- Untuk Satuan pendidikan jalur formal dilaksanakan 4 gelombang, 16 sesi sehingga 1 komputer dapat dipakai maksimal 16 murid
- Untuk Satuan pendidikan Jalur Pendidikan Non Formal dilaksanakan 1 gelombang (bisa dikondisikan untuk disamakan waktunya dengan jadwal formal) dengan 4 sesi
- Setiap satuan pendidikan akan diawasi oleh pengawas silang/pendidik dari satuan pendidikan lain
- Setiap satuan pendidikan akan dilakukan pengawasan terpusat melalui konferensi zoom. Akan ada petugas penyelia dari dinas propinsi sesuai wilayahnya
Moda pelaksanaan
- Full Online: Langsung ke server pusat
- Semi Online Token Online: Diunduh dahulu soal ke server lokal, token autentikasi diperoleh online, & pengerjaan offline
- Semi Online Token Offline: Diunduh dahulu soal dan token autentikasi ke server lokal dan pengerjaan offline (Daerah Blank Spot).
Syarat fasilitas
- Ruang tes steril, tanpa alat peraga
- Untuk murid disabilitas netra menggunakan screen reader
Hasil dan skoring
Berikut penilaian TKA SD-SMP 2026:- Penskoran skala 0-100 (2 desimal)
- Kategori hasil: Istimewa/Baik/Memadai/Kurang
- Setiap peserta TKA akan mendapatkan Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) yang diterbitkan pusat, berbentuk sertifikat Digital dapat lewat sekolah
Hasil TKA dapat dimanfaatkan pada jalur prestasi akademik sebagai salah satu dasar seleksi penerimaan murid baru, khususnya pada jenjang SMP dan SMA. Ketentuan ini bertujuan menghadirkan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil, serta mengurangi ketergantungan pada penilaian yang beragam antar satuan pendidikan.
TKA SD dan SMP dapat diikuti oleh murid pada satuan pendidikan yang memenuhi persyaratan, yaitu memiliki NISN valid. Ada beberapa sayarat lain yang mesti dipenuhi peserta yang ingin mengikuti TKA SD dan SMP. Berikut rinciannya:
Syarat pendaftaran TKA 2026
- Siswa aktif di jenjang SD/SMP/SMA
- Terdaftar sebagai peserta didik dalam Data Pokok Pendidikan
- Memiliki NISN valid
- Berada di tingkat akhir jenjang: Kelas 6 SD; Kelas 9 SMP; Kelas 12 SMA
- Mengisi formulir TKA
- Menyatakan setuju ikut TKA pada formulir
- Mendapatkan persetujuan orang tua untuk mengikuti TKA
- Mengembalikan formulir yang sudah ditandatangan ke sekolah
- Mengikuti jadwal TKA
Tata cara pendaftaran TKA SD-SMP 2026
Berikut cara mendaftar TKA jenjang SD dan SMP:- Siswa SD ataupun SMP yang ingin mengikuti TKA akan didata oleh pihak sekolah. Pihak sekolah akan memintakan kesediaan siswa mengikuti TKA.
- Setelah itu, sekolah akan membuat atau mengaktifkan akun peserta TKA. Akun ini berisi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang dilengkap password.
- Pembuatan akun ini dilakukan melalui link tka.kemendikdasmen.go.id. Setiap siswa yang ingin ikut TKA harus disetujui oleh orang tua atau wali murid.
- Setelah didaftarkan, seolah akan menerbitkan Daftar Nominasi Sementara (DNS). Data murid kemudian diperiksa melalui DNS.
- Setelah data benar dan terverifikasi, siswa akan mendapatkan kartu peserta TKA. Selanjutnya, siswa tinggal mengikuti jadwal yang sudah ditentukan.
Mata Uji TKA
Siswa jenjang SD dan SMP yang akan mengikuti TKA bakal menghadapi dua mata pelajaran. Berikut mata uji TKA jenjang SD dan SMP:1. Mata uji TKA untuk kelas 6 SD/MI/Paket A
- Bahasa Indonesia
- Matematika
2. Mata uji TKA untuk kelas 9 SMP/MTs/Paket B
- Bahasa Indonesia
- Matematika
Jadwal TKA SD dan SMP
- Pendaftaran: 19 Januari-28 Februari 2026
- Simulasi: SMP: 23 Februari-1 Maret 2026; SD: 2-8 Maret 2026
- Gladi Bersih: 9-17 Maret 2026
- Pelaksanaan Utama: SMP: 6-16 April 2026; SD: 20-30 April 2026
- Pelaksanaan Susulan: 11-17 Mei 2026
- Pengolahan Hasil: 18 Mei-23 Mei 2026
- Pengumuman Hasil: 24 Mei 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News