Ilustrasi TKA. Foto: BKHM
Ilustrasi TKA. Foto: BKHM

Ikut TKA SD–SMP Bikin Peluang Masuk Sekolah Favorit Terbuka Lebar, Begini Caranya

Citra Larasati • 23 Januari 2026 14:21
Jakarta: Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi murid kelas VI SD dan kelas IX SMP resmi dibuka sejak 19 Januari 2026. Seperti halnya TKA SMA tahun lalu, pelaksanaan TKA SD dan SMP merupakan bagian dari strategi asesmen pendidikan nasional.
 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Novian Restiadi, menyebut TKA menjadi instrumen objektif dan terukur untuk seleksi jalur prestasi dalam sistem Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Menurutnya, TKA memberi nilai tambah bagi murid yang ingin masuk sekolah favorit melalui jalur prestasi, sekaligus menjadi ukuran kemampuan akademik yang lebih adil di tengah perbedaan standar nilai rapor antar sekolah.
 
“Kami melihat TKA sebagai parameter tunggal yang adil untuk memvalidasi potensi siswa. Jalur prestasi selama ini sangat bergantung pada rapor, sementara standar penilaian antar sekolah berbeda-beda. Dengan TKA, siswa yang masuk jalur prestasi benar-benar memiliki kompetensi akademik yang sesuai,” ujar Novian.

Ia menambahkan, TKA juga menjadi jembatan peluang bagi siswa berprestasi dari berbagai latar belakang, termasuk dari daerah. 
 
“Hasil TKA yang baik menjadi bukti kompetensi yang diakui secara lebih luas. Ini memberi kepercayaan diri bahwa anak-anak berprestasi dari Sukabumi siap bersaing di level yang lebih tinggi,” katanya.
 
Dari sisi sekolah, TKA berperan penting dalam memastikan kesiapan akademik peserta didik. Sebagai asesmen nasional yang terpetakan dan akuntabel, TKA membantu sekolah memperoleh gambaran kemampuan awal siswa secara lebih objektif dan sesuai dengan kondisi di lapangan. 
 
Ke depan, Dinas Pendidikan Kota Sukabumi mendorong TKA tidak hanya menjadi alat seleksi masuk sekolah, tetapi juga instrumen pemetaan kemampuan siswa.
 
"Hasil TKA akan kami gunakan sebagai data evaluasi untuk melihat kompetensi yang sudah kuat dan bagian yang perlu diperkuat,” kata Novian.

Jalur Prestasi

Senada dengan Pemerintah Daerah, Pengamat Pendidikan Darmaningtyas menilai TKA merupakan asesmen penting yang memberi peluang lebih adil bagi siswa yang ingin masuk sekolah favorit melalui jalur prestasi. 
 
Menurutnya, TKA menjadi nilai tambah karena saat ini tidak ada lagi ujian nasional sebagai pembanding antar sekolah.
 
“TKA memang tidak wajib, tapi penting bagi siswa yang ingin masuk lewat jalur prestasi. Kalau hanya rapor, bobot nilainya bisa berbeda. Dengan TKA, bobotnya jadi sama,” kata Darmaningtyas.
 
Sebagai informasi, rangkaian TKA SD dan SMP tahun 2026 dimulai dengan pendaftaran yang dibuka 19 Januari-28 Februari 2026. Setelah itu, peserta mengikuti tahap simulasi pengenalan sistem dan bentuk asesmen. Simulasi TKA SMP dilaksanakan 23 Februari–1 Maret 2026 dan simulasi TKA SD pada 2–8 Maret 2026. 
 
Tahap persiapan ditutup dengan gladi bersih TKA SD dan SMP pada 9–17 Maret 2026.
 
Pelaksanaan TKA dijadwalkan bertahap sesuai jenjang, yakni TKA SMP pada 6–16 April 2026 dan TKA SD pada 20–30 April 2026. Bagi peserta yang berhalangan hadir, TKA susulan disediakan pada 11–19 Mei 2026.
 
Selanjutnya, pengolahan hasil TKA dilakukan pada 20–24 Mei 2026 dan pengumuman hasil resmi akan disampaikan pada 25 Mei 2026.
 
Sejalan pendaftaran TKA Tahun 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga telah menerbitkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
 
Surat edaran ini menjadi acuan pemerintah daerah dan sekolah menyiapkan dan melaksanakan seluruh tahapan SPMB secara tertib, transparan, dan akuntabel.
 
Surat Edaran tersebut menegaskan hasil TKA dapat dimanfaatkan pada jalur prestasi akademik sebagai salah satu dasar seleksi penerimaan murid baru, khususnya pada jenjang SMP dan SMA. Ketentuan ini bertujuan menghadirkan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil, serta mengurangi ketergantungan pada penilaian yang beragam antar sekolah.
 
Dengan diterbitkannya Surat Edaran Dirjen PAUD Dasmen ini, Kemendikdasmen melalui BSKAP mengimbau pemerintah daerah dan sekolah untuk memastikan keterpaduan antara pelaksanaan TKA dan tahapan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.
 
Kemendikdasmen juga mendorong peran aktif orang tua dalam mendukung partisipasi murid pada pelaksanaan TKA sebagai salah satu dasar seleksi jalur prestasi akademik dalam SPMB.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan