Satu gerbong tersebut dimanfaatkan sepanjang 23 Februari hingga akhir Maret 2026. Adapun konsep yang diusung full-train experience.
Kampanye ini menghadirkan visual kampus-kampus ternama di Inggris hingga gambaran kehidupan mahasiswa internasional di dalam gerbong. Pengalaman commuting yang akrab bagi warga ibu kota pun dikaitkan dengan budaya transportasi publik di kota-kota besar Inggris, seperti London.
Berada di salah satu koridor transportasi utama Jakarta, kampanye ini menyasar generasi muda urban yang setiap hari beraktivitas menggunakan MRT. Melalui pendekatan tersebut, Study UK ingin memperkenalkan berbagai peluang pendidikan di Inggris secara lebih dekat, relevan, dan mudah diakses.
| Baca juga: Kuota Beasiswa Rusia Naik! 300 Kursi untuk Mahasiswa Indonesia |
Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey, mengatakan kehadiran Study UK di MRT menjadi simbol pentingnya koneksi dalam kehidupan modern. Dan dapat dirasakan setiap hari pada periode program.
“Berada di MRT hari ini mengingatkan kita betapa pentingnya koneksi dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan bekerja dengan cara yang serupa, yakni menghubungkan manusia, ide, dan peluang lintas batas. Kerja sama pendidikan juga telah lama menjadi salah satu pilar penting dalam kemitraan strategis antara Inggris dan Indonesia,” ujar dia dalam siaran pers dikutip Kamis 5 Maret 2026.
Kampanye ini tidak mempromosikan satu institusi tertentu, melainkan memberikan panduan komprehensif bagi calon mahasiswa dan keluarga untuk memahami sistem pendidikan Inggris. Di dalam rangkaian kereta, penumpang dapat menemukan sejumlah titik interaksi berupa QR code yang terhubung langsung ke platform digital Study UK.
Melalui platform tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi mengenai universitas di Inggris. Termasuk pilihan program studi, proses pendaftaran, hingga peluang beasiswa yang tersedia.
Country Director British Council untuk Indonesia dan Asia Tenggara, Summer Xia, menuturkan memilih tempat studi merupakan keputusan besar bagi banyak keluarga. “Bagi banyak anak muda dan keluarganya, menentukan tempat untuk melanjutkan studi sering menjadi awal dari perjalanan yang lebih besar. Melalui Study UK, kami ingin membantu mereka menjajaki pilihan tersebut dengan lebih percaya diri,” kata Summer.
Ia menambahkan, menghadirkan kampanye di ruang publik seperti MRT diharapkan mampu membuka wawasan tentang peluang global. Sekaligus mempermudah akses terhadap informasi tepercaya mengenai studi di Inggris.
| Baca juga: Beasiswa Fulbright FLTA 2026 Dibuka, Guru Bahasa Bisa Ngajar di Amerika Lho! |
Kampanye ini juga menampilkan kisah inspiratif Amelia Khairani Sutrisno, masinis MRT Jakarta yang baru menyelesaikan program MSc Railway Systems Engineering and Integration di University of Birmingham pada Desember 2025. Amelia menempuh pendidikan tersebut melalui dukungan beasiswa dari LPDP.
Dalam kunjungan bersama Duta Besar Dominic Jermey dan Summer Xia, ia turut mengoperasikan kereta MRT yang menjadi lokasi kampanye. “Belajar Railway Systems Engineering and Integration di Inggris memberi saya pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana jaringan kereta dirancang dan dikelola,” ujar Amelia.
Menurutnya, pengalaman studi di Inggris memperkuat pemahaman tentang standar internasional dan praktik keselamatan perkeretaapian. Dan hal itu kata dia dapat diimplementasikan dalam sistem transportasi publik di Tanah Air.
Hadirnya Study UK di MRT Jakarta menjadi pendekatan baru dalam memperkenalkan pendidikan global. Alih-alih terbatas pada pameran atau seminar, informasi kini dibawa langsung ke ruang yang menjadi bagian dari rutinitas masyarakat.
Dengan memanfaatkan ruang publik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, kampanye ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak generasi muda Indonesia dan membuka cakrawala baru tentang peluang studi serta karier di tingkat internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News