Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Foto: YouTube
Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Foto: YouTube

Ini 8 Program yang Diklaim Hasil Transformasi Teknologi Tim Bayangan Nadiem

Media Indonesia.com • 24 September 2022 12:33
Jakarta:  Tim bayangan Mendikbudristek, Nadiem Makarim mengklaim telah melakukan transformasi teknologi di dalam dunia pendidikan. Sedikitnya ada delapan program transformasi yang telah dilakukan tim bayangan yang melekat dengan Kemendikbudristek tersebut.
 
"Melalui transformasi teknologi yang dilakukan Kemendikbudristek saat ini dampak yang bisa dirasakan secara langsung," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek) Hasan Chabibie saat dihubungi, Jumat, 23 September 2022.
 
Hasil dari transformasi tim bayangan Nadiem yang berasal dari PT Telkom tersebut yakni lebih dari 1,6 juta guru telah menggunakan platform Merdeka Mengajar yang membuka akses pada pengembangan diri secara lebih mandiri dan sesuai kondisi.  Kemudian terbentuknya lebih dari 3.500 komunitas belajar para guru, terkumpulnya lebih dari 55 ribu konten belajar mandiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian lebih dari 92 ribu konten pembelajaran diunggah oleh guru untuk menginspirasi sejawatnya, terfasilitasinya pengembangan diri lebih dari 724 ribu mahasiswa melalui program Kampus Merdeka.
 
Selanjutnya yakni bergabungnya lebih dari 2.700 mitra industri ke dalam Kampus Merdeka, bergabungnya lebih dari 43 ribu praktisi ke dalam program Praktisi Mengajar. Selain itu, lebih dari Rp51 triliun potensi anggaran fungsi pendidikan tahun anggaran 2022 dikelola secara lebih transparan dan akuntabel transparan dengan dukungan platform ARKAS, SIPLah, dan TanyaBOS.
 
"Dalam merancang dan mengembangkan berbagai platform teknologi untuk sektor pendidikan tersebut, berkolaborasi intensif dengan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek serta unit-unit teknis terkait dengan menjunjung prinsip kesetaraan dan gotong royong," ujarnya.
 
Kerja sama tentunya dalam pelaksanaan riset, perancangan konsep, hingga pengembangan yang dilakukan secara kolaboratif, terjadi transfer of knowledge dan peningkatan kapasitas SDM internal kemendikbudristek.
Baca juga:  Bantah Memiliki ASN Tak Kompeten, Tim Bayangan Nadiem Disebut Punya Kemampuan Teknologi Tinggi

 
(CEU)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif