Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek Hasan Chabibie. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek Hasan Chabibie. Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Bantah Memiliki ASN Tak Kompeten, Tim Bayangan Nadiem Disebut Punya Kemampuan Teknologi Tinggi

Ilham Pratama Putra • 23 September 2022 18:06
Jakarta: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim memiliki tim bayangan yang secara khusus membangun layanan teknologi bagi satuan pendidikan. Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek Hasan Chabibie menampik pembentukan tim bayangan lantaran ASN di kementerian itu tak punya kemampuan.
 
"Karena tuntutan cepat dengan kondisi (perkembangan teknologi) sekarang, akhirnya kebutuhan SDM ini mendesak, makanya dibuat kerja sama untuk tim ini," kata Hasan kepada Medcom.id, Jumat, 23 September 2022.
 
Hasan memastikan keberadaan tim bayangan itu tak membuat ASN Kemendikbudristek lepas tangan. Dia menampik tim bayangan tersebut membuat ASN Kemendikbudrisitek makan gaji buta (gabut).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ya enggak gabut. Kan kita tahu perkembangan teknologi kan luar biasa dengan startup yang hadir dengan skala internasional. Orang-orang yang hadir itu kan memiliki background di sana juga. Buat kami ini bagus juga untuk saling men-challange dan memberikan manfaat yang kita hadirkan," tutur dia.
 
Hasan menyebut secara instansi, tanggung jawab pendayagunaan data dan teknologi ada di Pusdatin. Dia menuturkan kerja sama itu untuk gotong royong menghadirkan platform digital berkualitas.
 
"Kita berharap secara serentak dan gotong royong menghadirkan layanan berkualitas dan cepat itu kan kita enggak bisa sendirian juga. Karena platform digital yang hadir ini adalah ekosistem teknologi yang dari hulu ke hilir," papar dia.
 
Hasan menyebut saat ini Pusdatin intens berdiskusi dengan tim bayangan tersebut. Hal itu agar produk yang dihasilkan memiliki manfaat optimal.
 
"Temen-teman di Pusdatin instens kok berdiskusi ya, mulai kita riset, mematangkan konsep, men-develop layanannya, optimalisasi dari sisi kemanfaatan, dan penggunaannya itu dengan Kemendikbudristek juga, sehingga pekerjaan itu gotong royong sifatnya," tutur dia.
 
Baca juga: Nadiem Punya Tim Bayangan, Ini Penjelasan Kemendikbudristek

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif