Dia berhasil meraih juara I nasional dalam Kompetisi Esai IPSY Fair 2022 yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair). Fachrizal, mengangkat gagasan sebuah inovasi bernama ISLIFE atau Islamic Life.
ISLIFE merupakan alat untuk memberikan ketenangan bagi mahasiswa yang sering mengalami kecemasan. Gagasan itu ia angkat dengan berbasiskan nilai-nilai islami, sesuai dengan tema kompetisi, yaitu How to Prevent Anxiety and Fear of Missing Out in Gen Z from Spiritual Perspectives.
"Jadi, ISLIFE atau Islamic Life merupakan alat untuk menenangkan mahasiswa yang sering mengalami kecemasan. Di sini saya menggunakan nilai-nilai Islam dalam memberikan aspek ketenangan dalam ISLIFE tersebut," papar Fachrizal dikutip dari laman unair.ac.id, Rabu, 16 November 2022.
Dia mengatakan tercetusnya gagasan itu dilatarbelakangi keprihatinannya terhadap tingginya angka kecemasan pada mahasiswa. Fachrizal juga ingin meningkatkan kembali nilai-nilai Islami sebagai pedoman hidup dan pemberi ketenangan bagi umat Islam.
"Ketenangan tersebut sumbernya dari Islam sebagai pedoman hidup. Jadi, gagasan saya ini pada dasarnya berawal dari pengamatan saya pada mahasiswa yang sering mengalami kecemasan di ranah akademik. Dari situ saya terpantik untuk lebih peduli dan ingin menangani permasalahan tersebut," ujar dia.
Gagasan ISLIFE yang ia cetuskan itu juga mengimplementasikan sistem IoT (Internet of Things) dan AI (Artificial Intelligent) dengan bentuk berupa smartwatch atau jam pintar. Dia mengungkapkan beberapa fitur dalam smartwatch inovasinya tersebut.
"Jadi, ISLIFE ini saya modelkan berupa smartwatch dengan dua sistem, yaitu IoT dan Articial Intelligence. Dua sistem itu saya integrasikan dengan nilai-nilai Islam. Implementasinya pada empat fitur, yaitu Live Anxiety Detection, Recitation Qur'an, Dzikir Time, dan Mental Health Test," papar Fachrizal.
Fachrizal berharap gagasannya tidak hanya terbatas pada karya tulis saja. Dia berharap inovasi ISLIFE dapat direalisasikan segera.
"Tentu harapan saya gagasan ini dapat terealisasikan, mengingat banyak mahasiswa yang sering mengalami kecemasan," ujar dia.
| Baca juga: Mahasiswa Unair Buat Straw Box Pengganti Styrofoam dari Limbah Pertanian |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News