Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Magelang, Tono Suratman.
Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Magelang, Tono Suratman.

Cetak Biru Penting untuk Mengejar Ketertinggalan Pendidikan

Pendidikan Kebijakan pendidikan
Ilham Pratama Putra • 08 Mei 2020 17:17
Jakarta: Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Magelang, Tono Suratman menyebut Indonesia sangat membutuhkan cetak biru pendidikan. Cetak biru ini penting untuk menjadi arah dalam mengejar ketertinggalan di bidang pendidikan.
 
"Kita harus buat cetak biru ini. Dibuat sesegera mungkin dengan perhitungan yang matang dan ini bisa berlaku hingga 25 tahun ke depan," kata Tono dalam konferensi video, Jumat 8 Mei 2020.
 
Untuk itu, bagi Tono tak ada ruginya pemerintah membangun cetak bitu tersebut. Tono menceritakan, bagaimana Kementerian Pemuda dan Olahraga yang juga sudah memiliki cetak biru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di Kemenpora, namanya grand strategi. ini disusun hingga mampu bertahan 10 tahun ke depan," ungkap Tono.
 
Baca juga:Revisi UU Sisdiknas Harus Jawab Tantangan Global
 
Dengan begitu, pihak Kemenpora tinggal menjalankan grand strategi mereka hingga 10 ke depan. Di sanalah kegunaan grand strategi maupun cetak biru pendidikan.
 
"Tentu inilah yang harus kita contoh. Agar nanti cetak biru ini kita gunakan sebagai bahan untuk mengejar ketertinggalan negara kita di bidang pendidikan," jelasnya.
 
Bagi Tono sendiri cetak biru harus menyinggung masalah kurikulum, pendidikan karakter, mata pelajaran, hingga pendidikan pancasila. Siswa di Indonesia diharapkan mampu berbakti kepada Tanah Air.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif