PMP Diminta Menyesuaikan Perkembangan Zaman
Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah, MI/Susanto.
Jakarta:Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mewacanakan mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) kembali diajarkan di sekolah. Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermasnyah mendukung keputusan pemerintah tersebut, asalkan dimodifikasi sesuai zamannya.

"Saya 100 persen mendukung rencana tersebut. Namun catatannya harus ada modifikasi yang disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan zaman," kata Anang kepada Medcom.id, Selasa, 27 November 2018.


Anang menyebutkan, bahwa tidak hanya dirinya yang mendukung usulan ini, namun masyarakat luas. Sedangkan modifikasi yang dimaksud adalah materi dan pola PMP tersebut yang dibuat harus berdasarkan minat anak didik.

"Materi PMP harus disesuaikan dengan kebutuhan generasi milenial yang berkarakter inovatif dan kreatif," ujar musisi senior Indonesia ini.

Baca: Mata Pelajaran PMP Akan Kembali ke Kurikulum

Selain itu, PMP ini juga bisa dijadikan mata pelajaran yang berisi tentang kepentingan nasional bagi bangsa Indonesia. Terutama terkait Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menyambut bonus demografi tahun 2030 nanti.

"Pancasila sebagai norma dasar berbangsa dapat dikontekstualkan dengan kebutuhan kita saat ini. Kita buat daftar kepentingan nasional untuk dimasukkan dalam materi PMP," paparnya

Modifikasi dari sisi materi, penyampaian ke peserta didik, menurut Anang harus dibuat semenarik mungkin. "Hilangkan kesan lama bahwa PMP materi komplementer yang menjenuhkan. Pemerintah harus membuat pelatihan khusus bagi tenaga pendidik dalam penyampaian materi PMP," tuturnya

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berwacana akan mengembalikan Pendidikan Moral Pancasila (PMP) sebagai mata pelajaran di sekolah untuk memperkuat penerapan nilai Pancasila. Meski begitu, kehadiran PMP tak serta menghapus keberadaan pendidikan karakter yang sudah ada sebelumnya. 



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id