Dosen Fakultas Ilmu dan Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) Mochtar Lutfi. DOK Unair
Dosen Fakultas Ilmu dan Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) Mochtar Lutfi. DOK Unair

Pakar Unair Nilai Bahasa Indonesia Lebih Layak Jadi Bahasa Kedua ASEAN

Pendidikan asean Bahasa Indonesia Kemampuan Berbahasa UNAIR
Renatha Swasty • 28 April 2022 19:39
Jakarta: Dosen Fakultas Ilmu dan Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) Mochtar Lutfi menilai bahasa Indonesia lebih layak dipertimbangkan sebagai bahasa kedua ASEAN. Dia menyebut bahasa Indonesia sudah masuk dalam ranah Internasional dan telah diajarkan di 45 negara sejak 2019.
 
“Kita punya penduduk lebih dari 267 Juta jiwa. Ini dapat menjadi salah satu kekuatan kita menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua ASEAN,” tutur Lutfi dikutip dari laman unair.ac.id, Kamis, 28 April 2022.
 
Lutfi menyebut pemerintah perlu pandai berdiplomasi untuk mewujudkan hal itu. Ilmuwan juga perlu mengenalkan bahasa Indonesia dengan melakukan publikasi menggunakan bahasa Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Anak muda juga perlu berkontribusi untuk melestarikan penggunaan bahasa Indonesia dalam aktivitas sehari-hari,” tutur dia.
 
Luthfi menyebut Indonesia tidak boleh terhegemoni strategi politik Malaysia yang ingin mendominasi ASEAN dengan menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa resmi ASEAN. Dia menyebut Indonesia perlu mendesain dan merancang strategi tersebut.
 
“Hanya, terkait bahasa Indonesia atau bahasa Melayu yang akan dijadikan sebagai bahasa resmi ASEAN, ini yang menjadi masalah. Bagaimana caranya agar bahasa tersebut dapat diterima oleh negara-negara anggota ASEAN,” tutur dia.
 
Koordinator Mata Kuliah bahasa Indonesia itu menjelaskan bahasa Melayu memang dasar dari bahasa Indonesia. Beberapa alasan bahasa Melayu menjadi dasar bahasa Indonesia ialah bahasa sederhana dan suku yang memakai bahasa tersebut berada di daerah lalu lintas pelayaran dan perdagangan.
 
Namun, Luthfi menegaskan bahasa Indonesia berbeda dari bahasa Melayu. Bahasa Melayu Indonesia hanya satu dari banyaknya bahasa daerah yang berkembang di Indonesia.
 
“Walaupun dasarnya bahasa Melayu, tetapi perkembangannya mengakomodasi 718 bahasa lain (bahasa daerah Indonesia) dan adaptasi dari bahasa asing juga kuat banget. Banyak istilah asing diserap,” tutur dia.
 
Baca: Bahasa Indonesia Bisa Jadi Bahasa Resmi Asean Dalam 3 Tahun, Begini Caranya
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif