Zakat. DOK Medcom
Zakat. DOK Medcom

Ini Bacaan Niat Zakat Fitrah Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Renatha Swasty • 06 Maret 2026 14:04
Ringkasnya gini..
  • Zakat fitrah merupakan sarana penyucian diri bagi orang yang berpuasa dari lisan dan perbuatan tercela.
  • Zakat fitrah memiliki manfaat karena memberikan bantuan pangan bagi fakir miskin.
  • Umat Islam sudah bisa mulai membayarnya sejak hari pertama bulan Ramadan. Namun, waktu yang paling utama adalah di akhir bulan Ramadan.
Jakarta: Bulan Ramadan bukan sekadar momen untuk menahan lapar dan haus, tetapi juga momen pembersihan diri bagi setiap umat Islam. Salah satu hal penting yang menyempurnakan ibadah puasa adalah menunaikan zakat fitrah
 
Sebagai kewajiban yang bersifat individu atau fardu ain, zakat fitrah menjadi penanda berakhirnya bulan suci sekaligus bentuk persiapan menyambut hari raya Idulfitri.
 
Meskipun perintah mengenai zakat tidak tertuang khusus dalam satu ayat Al-Qur'an, landasan untuk mengeluarkan zakat telah ditegaskan dalam banyak surat, salah satunya Surat Al-Baqarah ayat 177. Ayat tersebut menekankan ibadah bukan sekadar ritual arah kiblat, melainkan tentang bagaimana iman ditunjukkan lewat tindakan yang nyata. 
Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk membagikan sebagian hartanya kepada orang yang membutuhkan, seperti anak yatim dan fakir miskin.

Di masyarakat, antusiasme menunaikan zakat fitrah biasanya memuncak pada hari-hari terakhir Ramadan. Oleh karena itu, penting bagi setiap keluarga untuk memahami bukan hanya nilai nominal yang harus dibayarkan, tetapi juga tata cara, waktu yang tepat, serta niat yang tulus agar ibadah ini diterima oleh Allah SWT sebagai bentuk ketulusan dan ketakwaan.
 
Sebelum membahas mengenai niat zakat fitrah, yuk pahami terlebih dahulu apa itu zakat fitrah, waktu pembayaran, hingga syarat sahnya berikut ini:

Apa itu zakat fitrah?

Mengutip laman baznas.go.id, zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap umat Islam pada bulan Ramadan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Berbeda dengan zakat mal yang bergantung pada jumlah harta, zakat fitrah harus dikeluarkan oleh umat Islam yang memiliki kelapangan rezeki, tanpa memandang usia atau jenis kelamin.
 
Zakat fitrah merupakan sarana penyucian diri bagi orang yang berpuasa dari lisan dan perbuatan tercela, sekaligus menjadi pembersih harta dari segala hal yang bertentangan dengan syariat. Di sisi lain, zakat fitrah memiliki manfaat karena memberikan bantuan pangan bagi fakir miskin, sehingga mereka dapat turut merasakan kebahagiaan dan sukacita saat merayakan hari raya.

Waktu pembayaran zakat fitrah

Umat Islam sudah bisa mulai membayarnya sejak hari pertama bulan Ramadan. Namun, waktu yang paling utama adalah di akhir bulan Ramadan, tepatnya sebelum pelaksanaan salat Idulfitri dimulai. Umat Islam yang mengeluarkan zakat wajib untuk memastikan zakat tersebut sudah tersalurkan sebelum khatib naik ke atas mimbar agar kewajiban ini sah sebagai zakat fitrah, bukan sekadar sedekah biasa.

Bentuk dan takaran zakat fitrah

Zakat fitrah umumnya diberikan dalam bentuk makanan pokok yang biasa kita makan sehari-hari, seperti beras, gandum, atau kurma. Untuk jumlahnya, setiap orang wajib mengeluarkan sebanyak satu sha’ atau setara dengan 2,5 kg hingga 3 kg beras. Pastikan bahan makanan yang diberikan memiliki kualitas yang baik, sesuai dengan apa yang dikonsumsi sehari-hari.

Membayar zakat dengan uang

Umat Islam diperbolehkan untuk membayar zakat fitrah dengan uang. Syaratnya, jumlah uang yang dibayarkan harus setara dengan harga 2,5 kg hingga 3 kg beras di pasar atau daerah tempat tinggal Anda saat ini. Dengan membayar menggunakan uang, pihak pengelola zakat memiliki fleksibilitas lebih untuk menyalurkannya kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan agar mereka bisa merayakan Lebaran dengan layak.

Syarat wajib zakat fitrah

Ada tiga syarat utama seseorang diwajibkan membayar zakat fitrah:
  1. Beragama Islam
  2. Mampu (Istitha’ah) yang berarti memiliki kelebihan rezeki untuk kebutuhan pokok pada hari raya
  3. Kepala keluarga wajib membayarkan zakat untuk dirinya dan anggota keluarga yang menjadi tanggungannya
 

Niat zakat fitrah

Niat adalah syarat sahnya ibadah. Berikut adalah bacaan niat dalam bahasa Arab, Latin, beserta artinya:

1. Niat untuk diri sendiri


نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى 
 
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri 'an nafsi fardhan lillahi ta'ala. 
 
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala.

2. Niat untuk anggota keluarga

Niat untuk diri sendiri dan keluarga 
 
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّي وَعَنْ جَمِيعِ مَا تَلْزَمُنِي نَفَقَاتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى 
 
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fithri 'anni wa 'an jami'i ma ya'lunihi fardhan lillahi ta'ala. 
 
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan orang-orang yang menjadi tanggunganku sebagai kewajiban karena Allah Ta'ala.

3. Niat untuk istri

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِي فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
 
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri 'an zaujati fardhan lillahi ta'ala. 
 
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta’ala.

4. Niat untuk anak laki-laki

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِي (sebutkan nama) فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
 
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri 'an waladi (sebutkan nama) fardhan lillahi ta'ala. 
 
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta’ala.

5. Niat untuk anak perempuan

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ بِنْتِي (sebutkan nama) فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
 
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri 'an binti (sebutkan nama) fardhan lillahi ta'ala. 
 
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘ala.
 
Menunaikan zakat fitrah bukan sekadar menjalankan kewajiban, melainkan wujud nyata dari rasa syukur atas nikmat iman dan kesehatan yang telah diberikan selama bulan suci. Dengan membayar zakat tepat waktu, kita tidak hanya menyucikan diri dari noda-noda kecil selama berpuasa, tetapi juga memastikan bahwa saudara-saudara kita yang kurang beruntung dapat merasakan kebahagiaan yang sama di hari raya Idulfitri.
 
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai zakat fitrah beserta waktu pembayaran, waktu pembayaran, bentuk dan takaran, syarat sah, hingga niatnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan