"Kalau 2020, karena ada covid-19, kita hanya TPS saja. Tapi pada 2021 materi yang diteskan itu TPS dan TKA," kata Ketua Pelaksana LTMPT Budi Widyobroto dalam sosialisasi daring seleksi masuk PTN 2021, Sabtu, 12 Desember 2020.
Ia menerangkan, TPS mengukur kemapuan kognitif yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal. Khususnya, pendidikan tinggi. Dalam TPS, yang akan diuji antara lain kemampuan penalaran umum, kemampuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.
"Kemampuan kuantitatif akan mencakup pengetahuan dan penguasaan matematika dasar. Pada TPS, sebagian soal disajikan dalam Bahasa," jelasnya.
Sementara, materi TKA bakal mengukur pengetahuan dan pemahaman kelimuan yang diajarkan di sekolah. Materi ini diperlukan untuk seseorang dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi. TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran (Mapel) yang dipelajari di sekolah.
"Penenakan tes adalah pada Higher Order Thinking Skills (HOTS)," ujar dia.
Baca: SNMPTN 2021, Siswa Dianjurkan Tak Pilih Lintas Jurusan
Selain materi tes, ketentuan lain dalam UTBK 2021 tak ada yang berubah dari sebelumnya. Contohnya, kelompok ujian terdiri dari prodi Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Humaniora (Soshum), serta campuran (Saintek dan Soshum).
Bagi peserta yang akan memilih prodi Saintek, kata dia, harus mengikuti TPS dan TKA Saintek. Begitu pula dengan prodi Soshum. "Peserta yang akan memilih prodi campuran (Saintek dan Soshum), maka mengikuti TPS, TKA Saintek dan TKA Soshum," terangnya.
Pelaksanaan tes UTBK kembali dilakukan dalam dua gelombang selama 14 hari. Estimasi waktu setiap gelombangnya selama tujuh hari. Tes UTBK juga akan kembali dibuat dua sesi setiap harinya.
"Setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti tes satu kali," ujarnya.
Budi menjelaskan, peserta yang boleh ikut UTBK 2021 yaitu siswa kelas 12 pada 2021 atau peserta didik paket C dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2021. Lulusan 2019 dan 2020 atau lulusan paket C pada tahun yang sama juga boleh ikut, asal usianya tak lebih dari 25 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News