Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

SNMPTN 2021, Siswa Dianjurkan Tak Pilih Lintas Jurusan

Pendidikan Pendidikan Tinggi Penerimaan Mahasiswa Baru UTBK Perguruan Tinggi SNMPTN/SBMPTN 2021
Arga sumantri • 12 Desember 2020 13:18
Jakarta: Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menganjurkan siswa tak memilih lintar program studi (prodi) dalam Seleksi Nasional Masuk Peguruan Tinggi Negeri (PTN) 2021. Sebab, ada sejumlah kebijakan baru yang dilakukan dalam SNMPTN tahun depan. 
 
Ketua Pelaksana LTMPT Budi Widyobroto menerangkan, pada prinsipnya setiap siswa bisa memilih dua prodi. Baik itu prodi yang ada di satu PTN, atau dua PTN.
 
"Tapi ada catatannya khusus SNMPTN, jika memilih dua prodi, maka salah satu harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan SMA atau SMK (sekolah asal)," kata Budi dalam sosialisasi daring seleksi masuk PTN 2021, Sabtu, 12 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Budi mencontohkan, jika siswa tersebut berasal dari Makassar, maka harus mengambil salah satu prodi pada perguruan tinggi yang ada di Makassar. begitu pula dengan siswa yang berasal dari daerah lain.
 
"Nah ini yang saya tekankan, bapak/ibu (guru) betul-betul bisa memberi info yang benar kepada adik-adik (siswa), karena ada kebijakan ini," ujarnya.
 
Baca: Dimulai 4 Januari, Ini Jadwal Kegiatan SNMPTN 2021
 
Budi menambahkan, bagi siswa yang sudah diterima melalui jalur SNMPTN, tidak diizinkan mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer/Seleksi Masuk Bersama PTN (SBMPTN). Makanya, ia menganjurkan agar siswa betul-betul memilih jurusan yang memang benar-benar diminati saat SNMPTN.
 
"Artinya, ya harus pilihan satu atau pilihan dua (prodi) sama senangnya. kalau senangnya hanya satu, ya sudah satu saja," ungkap Budi.
 
Terkait persyaratan sekolah dan peserta SNMPTN, kata Budi, tak beda dengan tahun sebelumnya. Contohnya, SMA/MA/SMK yang bisa ikut SNMPTN yaitu mereka yang memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
 
Kemudian, ketentuan akreditasinya, sekolah dengan akreditasi A bisa mengirimkan 40 persen siswa terbaik berdasarkan perankingan. Lalu, akreditasi B 25 persen terbaik, akreditasi C dan lainnya, sebanyak 5 persen. Sekolah juga wajib mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
 
Lalu, siswa yang berhak ikut SNMPTN yaitu hanya kelas 12 SMA/MA/SMK. Siswa harus memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN. Peserta yang memilih prodi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif