Ilustrasi UTBK: MI/Adi Kristiadi
Ilustrasi UTBK: MI/Adi Kristiadi

12.957 Peserta Ikut UTBK-SBMPTN 2022 di Kampus UNNES

Mustholih • 17 Mei 2022 18:27
Semarang: Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi salah satu pusat UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN). Sebanyak 790 perangkat komputer disediakan untuk mengakomodasi 12.957 calon mahasiswa yang ingin berkuliah di sejumlah Perguruan Tinggi Negeri.
 
"Semoga dalam pelaksanaan tidak ada kendala jaringan dan pemadaman listrik di lokasi ujian, kita sudah mengirimkan surat ke pihak PLN. Semoga tidak terjadi. UNNES sudah menyiapkan genset apabila ada pemadaman listrik agar permasalahan bisa segera diatasi,” kata Rektor UNNES, Fathur Rokhman, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 17 Mei 2022.
 
Menurut Fathur, UTBK di kampus UNNES akan digelar dalam dua gelombang yang terbagi ke dalam 18 sesi, sejak 17 hingga 29 Mei 2022. "Sebanyak 12.957 peserta UTBK akan mengikuti  ujian di UNNES. Pada hari pertama ini ada sekitar 1.500 peserta mengikuti ujian," ujar Fathur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:  8.165 Peserta Ikut UTBK 2022 di ITS
 
Di masa pandemi covid-19, Fathur menegaskan UTBK-SBMPTN di UNNES akan menerapkan protokol kesehatan ketat. Agar tidak terjadi kerumunan, UNNES membagi ujian tertulis menjadi dua sesi, setiap harinya.
 
"Sesi 1 dilaksanakan pukul 06.45-10.30 WIB dan sesi 2 dilakukan pukul 13.00-16.35 WIB," terang Fathur.
 
Wakil Rektor Bidang Akademik, Zaenuri Mastur meminta peserta SBMPTN diminta sudah berada di lokasi satu jam sebelum ujian dimulai. "Jika diantar orang tua atau pengantar lainnya, peserta hanya di-drop di lokasi agar tidak terjadi kerumunan," terang Zaenuri.
 
Baca juga:  1.495 Peserta Ikut UTBK SBMPTN Hari Pertama di Unand
 
Menurut Zaenuri, peserta ujian juga harus memiliki suhu tubuh kurang dari 37,3 derajat celsius dan dalam keadaan sehat dan memindai barcode dengan aplikasi PeduliLindungi saat masuk lokasi ujian.
 
"Sebelum UTBK dimulai, kelengkapan persyaratan ujian akan dicek, meliputi kartu tanda peserta ujian, kartu identitas (KTP/SIM), dan fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi," beber Zaenuri.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif