PIP diberikan kepada siswa yang berasal dari desil 1-4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Ada sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi, termasuk terkait data kesejahteraan keluarga.
Adapun DTSEN merupakan data terpadu yang memuat informasi sosial ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dalam data tersebut, masyarakat dikelompokkan berdasarkan tingkat kesejahteraan ke dalam 10 kelompok yang disebut desil.
Baca juga:
Cara Update Data DTSN, Bikin KIP Kuliah Kamu Aman Sampai Lulus |
Nah berikut penjelasan terkait penerima PIP berdasarkan desil:
Penerima PIP Ada di Desil Berapa?
Melansir puslapdik.kemendikdasmen.go.id penerima PIP berasal dari kelompok desil 1 hingga 4. Adapun pembagian kelompoknya sebagai berikut:
- Desil 1: sangat miskin
- Desil 2: miskin
- Desil 3: hampir miskin
- Desil 4: rentan miskin
Cara Cek Desil Kemensos 2026
Masyarakat dapat mengecek informasi desil melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos. Berikut langkahnya:- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di HP atau komputer.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
- Masukkan kode verifikasi atau captcha yang tersedia.
- Klik "Cari Data".
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Mengetahui posisi desil penting karena status tersebut berkaitan dengan pemetaan pemerintah terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat dan sasaran program perlindungan sosial.
Dengan mengecek desil, masyarakat juga bisa memahami mengapa sebuah keluarga masuk atau tidak masuk dalam kelompok prioritas penerima bantuan.
| Baca juga:
|
Cek Fakta Soal Desil
Berdasarkan informasi dari laman resmi BPS melalui postingannya di akun X, berbagai anggapan tersebar dalam masyarakat terkait desil ini. Yuk, cek faktanya!
- Penerima bansos tidak ditetapkan oleh BPS, kewenangan ini berada di tangan kementerian atau lembaga terkait. Dalam hal ini, BPS hanya berperan sebagai penyedia bahan data statistik dan sosial ekonomi.
- Desil bukan jadi label orang miskin atau kaya karena tingkatan ini digunakan untuk mengelompokkan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraannya yang dapat dilihat melalui karakteristik keluarga dan wilayah beserta distribusinya. Desil dimanfaatkan untuk penargetan program sosial bukan sebagai label terhadap status sosial seseorang.
- Perubahan status desil tidak dapat berubah otomatis. Perubahan baru dapat terjadi apabila terdapat perubahan atau pembaruan data yang menjadi dasar pemeringkatan.
- Kepemilikan kendaraan tidak menjadi satu-satunya penentu status desil seseorang. Penentuan kesejahteraan hidup seseorang dipertimbangkan dengan melihat berbagai kondisi dalam suatu keluarga.
- Tidak ada tabel resmi pengelompokkan desil berdasarkan besaran gaji bulanan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda