Yogyakarta: Siswa dan guru di SLB Tunas Bakti, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini tak perlu khawatir lagi dengan kondisi sekolah. Atap ruang kelas yang bocor saat hujan, dinding bangunan yang kusam dan kotor, serta terbatasnya ruang praktikum keterampilan sudah teratasi.
Sekolah yang mengasuh 83 murid dari empat kecamatan dengan dukungan 14 guru dan satu kepala sekolah itu termasuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Revitalisasi di SLB Tunas Bakti mencakup intervensi fisik menyeluruh, mulai dari rehabilitasi total enam ruang kelas, pembangunan ruang keterampilan tata boga lengkap dengan fasilitas pendukung, penataan dan pembenahan area aktivitas luar ruang yang aman bagi murid berkebutuhan khusus, hingga pengecatan ulang seluruh gedung sekolah.
“Langkah ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah disabilitas, higienis, dan adaptif terhadap kebutuhan tumbuh kembang peserta didik,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, Raden Suci Rohmadi, dalam keterangan tertulis dikutip Kamis, 13 Agustus 2026.
Kepala SLB Tunas Bakti, Amrih Handayani, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih mendalam kepada pemerintah atas bantuan yang diberikan. Ia menegaskan revitalisasi ini menjadi titik balik penting yang membangkitkan semangat baru bagi para guru dan murid.
Sehingga, anak-anak difabel kini dapat menimba ilmu dan mengasah bakat di lingkungan yang aman, nyaman, kondusif, dan menyenangkan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyampaikan Kemendikdasmen menargetkan revitalisasi bagi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia pada 2026. Khususnya, 114 SLB yang membina 164.294 murid difabel.
Selain perbaikan fisik bangunan, pemerintah melengkapi sekolah dengan Interactive Flat Panel (IFP) yang ditambah tiga unit per sekolah pada tahun ini, serta menggelar pelatihan pendampingan bagi lebih dari 1.500 guru pendidikan inklusif untuk memperkuat kualitas proses belajar-mengajar.
Mu'ti mengatakan hal itu sesuai amanah Pasal 5 Ayat (2) Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Setiap warga negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, maupun intelektual berhak mendapatkan pendidikan khusus.
"Anak-anak ini kami sebut sebagai differently abled , yaitu mereka berbeda, tetapi memiliki potensi luar biasa yang wajib kita fasilitasi secara bermakna," kata Mu'ti dalam keterangan tertulis dikutip Kamis, 13 Agustus 2026.
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, mengapresiasi langkah cepat Kemendikdasmen menerjemahkan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjadi aksi konkret di lapangan. Siti Hediati juga menyuarakan aspirasi masyarakat Yogyakarta agar alokasi kuota revitalisasi di wilayah tersebut dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
“Perbaikan fasilitas SLB bukan sekadar perbaikan bangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang mandiri dan berdaya saing,” ujar Siti.
Dalam kesempatan itu juga ada penandatanganan mockup revitalisasi 2025, penyerahan tiga mockup revitalisasi 2026, penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) kepada pekerja, hingga peninjauan langsung kelas dan karya murid. Pada 2025, Kemendikdasmen sudah merevitalisasi 4 SLB di DIY, antara lain SLBN 2 Bantul, SLB Islam Qotrunnada, SLB Ma’arif, dan SLB PGRI Trimulyo. Untuk 2026, revitalisasi menjangkau SLB Tunas Bakti, SLB Pamardi Putra, dan SLB Bina Anggita.
Di Provinsi DIY, program revitalisasi tahun 2025 menjangkau 46 satuan pendidikan dengan total nilai bantuan sebesar Rp71,3 miliar. Ini mencakup jenjang PKBM, SLB, dan SMK yang tersebar di Kabupaten Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, Sleman, dan Kota Yogyakarta.
Memasuki tahun 2026, hingga bulan Juli, program revitalisasi telah menjangkau 1.609 satuan pendidikan secara nasional dengan total nilai bantuan sebesar Rp2,02 triliun. Rinciannya meliputi 48 PKBM senilai Rp28,28 miliar, 44 SKB senilai Rp29,92 miliar, 264 SLB senilai Rp287,40 miliar, dan 1.253 SMK senilai Rp1.678,83 miliar.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan