Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek, Anindito Aditomo. Foto: Zoom
Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek, Anindito Aditomo. Foto: Zoom

Meski Ada Asesmen Nasional, Akreditasi dari BAN SM Tetap Jadi Barometer Utama

Ilham Pratama Putra • 16 Desember 2021 12:02
Jakarta: Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus berupaya memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia. Berbagai cara dan alat ukurpun dirilis untuk mendapatkan ukuran kualitas pendidikan.
 
Misalnya saja Kemendikbudristek mengadakan Asesmen Nasional (AN) untuk melakukan asesmen kompetensi minimum hingga survei lingkungan belajar dunia pendidian. Namun bukan berarti Kemendikbudristek meninggalkan alat ukur berdasarkan akreditasi yang dilakukan Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN SM)
 
Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek, Anindito Aditomo atau akrab disapa Nino ini menyebut pihaknya tetap akan melirik data yang dimiliki BAN SM. Bahkan akreditasi sekolah dan madrasah oleh BAN SM tetap menjadi barometer utama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hasil akreditasi atau pencapaian komptensi lulusan, menjadi barometer utama dalam sistem kita," kata Nino dalam Diskusi Publik Akreditasi Sekolah Madrasah, Kamis 16 Desember 2021.
 
Menurutnya sistem yang dibangun pihaknya dan akerditasi dari BAN-SM akan menjadi orientasi yang baik dalam melihat dunia pendidikan. "Dengan begitu penjaminan mutu kita berorientasi pada pencapaian mutu pembelajaran," terangnya.
 
Baca juga:  BAN SM Gunakan Paradigma Baru untuk Akreditasi Sekolah dan Madrasah
 
Nino mengaku ingin melihat kualitas lulusan merupakan cerminan dari hasil belajar dan kualitas pembelajaran. Nino berharap proses akreditasi yang komprehensif itu bakal mengemban peran penting dalam dunia pendidikan.
 
"Dalam mendorong guru dan kepala sekolah untuk memperhatikan tumbuh kembang siswa, bukan semata-mata menyelesaikan materi kurikulum atau mengejar nilai ujian, tapi melihat kemajuan progres belajar siswa," tutupnya.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif