Sekolah Vokasi IPB, IPB/Humas.
Sekolah Vokasi IPB, IPB/Humas.

Tahun Ini IPB Buka Prodi Kopi

Pendidikan Pendidikan Vokasi
Citra Larasati • 01 Januari 2019 09:09
Jakarta: Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (SV-IPB) akan membuka Program Studi D3 Teknologi dan Manajemen Perkebunan (TMP) dengan peminatan Kopi di 2019.
 
"IPB akan buka program konsentrasi perkopian di sekolah vokasi tahun depan," kata Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arief Satria saat dihubungi Medcom.id, di Jakarta, Senin, 31 Desember 2018.
 
Dibukanya Prodi Kopi, kata Arif, merupakan bagian dari respons IPB terhadapmeningkatnya kebutuhan akan tenaga barista yang andal dan memiliki penguasaan dari hulu ke hilir tentang kopi. Menurut Arif,IPB udah merintis prodi ini sejak membuka Sekolah Kopi November lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Peminatnya luar biasa. Bahkan hingga saat ini masih banyak yang menanyakan kapan Sekolah Kopi dibuka lagi," ungkap Arif.
 
Dekan Sekolah Vokasi IPB, Arief Daryanto mengatakan,Sekolah Vokasi (SV-IPB) mulai 2019 akan menawarkan Program Studi D3 Teknologi dan Manajemen Perkebunan (TMP) dengan peminatan Kopi. "Selama ini kami mengembangkan D3 TMP dengan peminatan Kelapa Sawit," terangnya.
 
Baca:Mahasiswa Bantu Petani Kopi Tingkatkan Nilai Jual
 
Program Studi D3 TMP Kelapa Sawit merupakan salah satu program studi andalan di SV-IPB. Penyelenggaraannya bekerja sama dengan beberapa perusahaan perkebunan sawit nasional dan internasional.
 
Berbekal pengalaman tersebut, kurikulum PS D3 TMP Kopi dikembangkan berdasarkan pendekatan yang holistik, “from bean to cup”. Para mahasiswa tidak hanya dibekali dengan teknik produksi di perkebunan kopi, tetapi juga disertai dengan teknik pengolahan kopi sesuai dengan kebutuhan industri atau konsumen akhir kopi.
 
Kurikulum Prodi Kopi ini dikembangkan sesuai dengan prinsip link and match.Selain itu, SV-IPB akan mengembangkan Program Studi D3/D4 (sarjana terapan) “Food and Beverage Service Management” di dalam kurikulumnya disertakan bagaimana mengelola culinary business atau food restaurant business.
 
"T
ermasuk di dalamnya keahlian menjadi barista kopi," ujar Arief.
 
Baca:Setelah Kopi, Jokowi Ingin Ada Fakultas Kelapa
 
Setiap mahasiswa Prodi Kopi nantinya akan dikenakan biaya kuliah sesuaidengan tarif UKT SV-IPB, yakni Rp8 juta/semester. Sedangkan untuk tempat magang teknik produksi kopi akan dilakukan di beberapa perusahaan perkebunan kopi di sentra produksi kopi, antara lain Aceh, Kintamani Bali, Toraja Sulawesi, Baweja Flores dan PTPN/perusahaan swasta penghasil Kopi Luwak.
 
"Tempat magang teknik pengolahan kopi antara lain di cafe-cafe modern dan perusahaan atau pabrik pengolahan kopi," kata Dia.
 
Prodi Kopi ini nantinya lebih banyak berorientasi praktik, sama seperti pendidikan vokasi pada umumnya. "Practices oriented program dan melibatkan para praktisi dalam industri kopi nasional/internasional," terang dia.
 
Selain kopi dan kelapa sawit, Sekolah Vokasi IPB juga membuka empat kelas program studi TMP. "Lainnya untuk kelas peminatan tebu (gula), kelapa sawit dan cassava untuk bahan bakar nabati," tutup Arief.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif