SD Negeri 1 Datarcae, Lebak, Banten, Jawa Barat yang mengalami kerusakan parah, Medcom.id/Andra.
SD Negeri 1 Datarcae, Lebak, Banten, Jawa Barat yang mengalami kerusakan parah, Medcom.id/Andra.

Donasi 'Drive for Edu' Dibuka, Catat Rekeningnya, Yuk !

Pendidikan Drive for Edu
Citra Larasati • 06 Mei 2019 16:42
Jakarta:Nomor rekening untuk masyarakat yang ingin membantu menyalurkan donasi pendidikan melalui program Drive for Edu Medcom.idakhirnya resmi dibuka hari ini, Senin, 6 Mei 2019. Setelah sebelumnya program ini diluncurkan pada 2 Mei lalu, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019.
 
Corporate Communication Medcom.id, Findo Gading mengatakan, mulai hari ini masyarakat dapat mulai menyalurkan donasi pendidikannya melalui program Drive for Edu Medcom.id. "Donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank BCA cabang Kedoya Baru, dengan nomor rekening: 309-077-8080 atas nama Yayasan Media Group," sebut Findo di Jakarta, Senin, 6 Mei 2019.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, portal berita dan videoMedcom.id meluncurkan program donasi pendidikan bernama Drive for Edu. Program ini memiliki konsep menghimpun dana dari masyarakat dan mendistribusikannya kembali untuk perbaikan sekolah-sekolah rusak yang ada di sejumlah daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Program ini nantinya akan touring bersama komunitas mobil, yayasan Media Group, dan tim Drive for Edu ke lokasi sekolah untuk mengirim bantuan yang telah terhimpun,” ujar Findo.
 
Baca:Mitsubishi Dukung Kegiatan Drive for Edu Medcom.id
 
Dalam periode pertama, donasi akan dibuka hingga 11 Juni 2019. Donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada dua sekolah di Lebak, Banten, Jawa Barat.
 
"Lokasinya tidak jauh dari Ibu Kota Jakarta," kata Findo.
 
Sekolah pertama adalah MTs Mathla'ul Anwar, di Lebak, Banten, Jawa Barat. Pembangunan di Mathla'ul selama ini menggunakan dana swadaya masyarakat, yang kemudian terpaksa berhenti karena kehabisan dana.
 
Dana swadaya masyarakat tidak lagi mencukupi, sehingga Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terpaksa digelar seadanya, dengan kondisi dan fasilitas yang minim bahkan memprihatinkan. Sedangkan sekolah kedua adalah SD Negeri 1 Datarcae, Lebak, Banten, Jawa Barat. Sekolah ini
dibangun sejak tahun 1976.
 
Baca:Drive for Edu Medcom.id Gandeng Komunitas Mobil
 
Usia yang tua dan minimnya sentuhan bantuan membuat sekolah sangat tidak layak lagi untuk
digunakan KBM. Bahkan pada 21 April lalu, atap di salah satu bagian kelas di sekolah ini ambruk karena kondisi bangunan yang sudah lapuk.
 
“Kebutuhan di dua sekolah ini mencakup aspek infrastruktur, fasilitas belajar mengajar dan buku. Total kebutuhan untuk kedua sekolah mencapai Rp468.313.200,” tutur Findo.
 
Program ini diharapkan dapat meningkatkan peran aktif pihak swasta dan masyarakat dalam membantu pemajuan dunia pendidikan di Indonesia. Dengan langkah ini diyakini dapat mendorong pemerataan akses dan kualitas pendidikan, sehingga lebih banyak lagi peserta didik di Indonesia yang dapat menikmatinya.
 
Lihat Video:
 

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif