Ilustrasi Salat id. Foto: Unplash/Thoriq Shobih
Ilustrasi Salat id. Foto: Unplash/Thoriq Shobih

Panduan Lengkap Bacaan Takbir 7 dan 5 pada Salat Iduladha, Biar Ibadah Makin Mantap

Muhammad Syahrul Ramadhan • 26 Mei 2026 15:11
Ringkasnya gini..
  • Shalat Iduladha memiliki kekhususan berupa 7 kali takbir tambahan pada rakaat pertama dan 5 kali takbir tambahan pada rakaat kedua.
  • Di antara sela-sela jeda takbir zawaid tersebut, jemaah dianjurkan membaca zikir memuji kebesaran Allah SWT serta doa opsional.
  • Aturan tata cara takbir berulang ini merujuk pada hadis sahih riwayat Abu Dawud dari Sayyidah Aisyah RA.
Jakarta: Salat Iduladha merupakan salah satu ibadah sunnah muakkadah, atau ibadah yang sangat dianjurkan dan dinantikan oleh seluruh umat Muslim di hari raya. Menariknya, Salat Id memiliki kekhususan tersendiri yang membedakannya dengan Salat fardu lima waktu ataupun Salat sunnah lainnya, yaitu terletak pada jumlah takbirnya yang dilakukan secara berulang.
 
Bagi Sobat Medcom yang berencana mengikuti pelaksanaan Salat Id berjamaah di masjid atau lapangan dan masih merasa ragu mengenai tata cara serta apa yang harus dibaca di sela-sela takbir tersebut, tidak perlu khawatir. Berikut adalah panduan lengkap mengenai jumlah takbir 7 dan 5 beserta bacaan zikirnya agar ibadahmu berjalan dengan makin khusyuk.

Aturan Jumlah Takbir dalam Salat Iduladha

Berdasarkan tuntunan dan sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, terdapat takbir tambahan yang disebut dengan istilah takbir zawaid. Takbir ini dilakukan di luar takbiratul ihram (takbir pembuka) dan takbir intiqal (takbir perpindahan gerakan). Aturan jumlahnya adalah sebagai berikut:
  • Rakaat Pertama: Melakukan 7 kali takbir tambahan. Takbir ini dibaca setelah kamu melakukan takbiratul ihram dan membaca doa iftitah.
  • Rakaat Kedua: Melakukan 5 kali takbir tambahan. Takbir ini dibaca setelah kamu bangkit dari sujud rakaat pertama dan dilakukan sebelum membaca Surah Al-Fatihah.
Aturan pengerjaan ini merujuk langsung pada hadis sahih dari Aisyah RA yang berbunyi:
 
"Rasulullah SAW bertakbir dalam Salat Idulfitri dan Iduladha: tujuh kali takbir pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua, selain takbir ruku'." (HR. Abu Dawud dan Ahmad).
Bacaan Zikir di Sela-Sela Takbir

Ketika imam dan makmum mengumandangkan takbir tambahan secara bergantian, jamaah tidak disarankan untuk sekadar diam. Di antara setiap jeda takbir tersebut, umat Muslim sangat dianjurkan untuk memuji kebesaran Allah SWT dengan melantunkan zikir.
Berikut adalah pilihan bacaan zikir yang bisa kamu hafalkan dan lafalkan:

Bacaan Zikir Utama 

Ini adalah bacaan kalimat tayyibah yang paling umum dan sering dibaca di sela-sela jeda takbir:
 
سُبْحَانَ اللّٰهِ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ، وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَاللّٰهُ أَكْبَرُ
 
Subhānallāh, walhamdulillāh, wa lā ilāha illallāh, wallāhu akbar
 
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."

Doa Tambahan (Opsional) 

Selain kalimat zikir utama di atas, kamu juga diperbolehkan untuk menambahkan doa permohonan ampunan dan keberkahan hidup berikut ini:
 
اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَارْزُقْنِي
 
Allāhumma ighfir lī warhamnī wahdinī wa ‘āfinī warzuqnī
 
Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah aku petunjuk, selamatkanlah aku, dan berilah aku rezeki." Dengan memahami panduan hitungan takbir serta bacaan zikir di atas, Anda kini bisa mengikuti jalannya Salat Iduladha dengan lebih percaya diri dan penuh penghayatan. Semoga ibadah kita semua di hari raya ini diterima oleh Allah SWT.
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA