Kampus UI. Foto: UI
Kampus UI. Foto: UI

UI Ungkap Resep Melompat di Ranking THE WUR 2027, Bukan Cuma Jumlah Publikasi

Ilham Pratama Putra • 09 Oktober 2026 10:31
Ringkasnya gini..
  • UI memperkuat kualitas riset, kolaborasi internasional, dan mahasiswa asing untuk meningkatkan performa pemeringkatan global.
  • UI menekankan dampak publikasi ilmiah, bukan hanya jumlah artikel yang diterbitkan.
  • Perluasan kolaborasi internasional dan pertukaran mahasiswa masih menjadi pekerjaan rumah UI.
Jakarta: Universitas Indonesia (UI) memperkuat kualitas pendidikan hingga kolaborasi internasional untuk meningkatkan posisinya dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings (WUR) 2027. Hasilnya, dalam pemeringkatan tersebut UI melompat 100 peringkat dan berada di rangking 651-700. 

"Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya UI memperbaiki performa di berbagai indikator pemeringkatan global," kata Direktur Perencanaan dan Kinerja UI, Yuni Krisyuningsih, dalam live TikTok @Medcom_id, dikutip Jumat 9 Oktober 2026. Di samping itu, Yuni mengatakan kenaikan peringkat tidak dicapai hanya dengan mengejar jumlah publikasi ilmiah. UI juga berupaya meningkatkan kualitas riset agar hasilnya lebih banyak dibaca, disitasi, dan dimanfaatkan oleh peneliti lain.

“Publikasi kita tuh mungkin dari segi jumlah kelihatannya kok segitu aja, tapi dampaknya yang terus kita upayakan memberikan dampak ya,” tegasnya. 
 
UI ilus 3 - DOK UI
Universitas Indonesia. Dok UI

Menurut dia, kualitas publikasi menjadi salah satu aspek yang terus diperbaiki UI dalam beberapa tahun terakhir. Kampus juga mendorong lebih banyak publikasi berkualitas tinggi, termasuk yang masuk jurnal bereputasi dengan kategori Q1, serta meningkatkan dampak penelitian yang dihasilkan.

Selain riset, UI memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri. Kerja sama tersebut mencakup penelitian bersama, publikasi kolaboratif, serta pertukaran mahasiswa. 

Resep selanjutnya, UI kata dia juga berupaya meningkatkan jumlah mahasiswa asing yang menempuh pendidikan penuh di kampus tersebut. Seluruh strategi itu kemudian dipahami dan diejawantahkan saat memasukkan UI dalam kurasi pemeringkatan.

Yuni menjelaskan strategi peningkatan peringkat harus disusun dengan memahami indikator yang digunakan THE WUR 2027. Setelah mengetahui kriteria yang dinilai, kampus perlu memusatkan sumber daya dan menjalankan program secara konsisten.

“Jadi kita lihat kriteria-kriterianya dan yang kita mampu kerjakan,” ujarnya.

Menurut Yuni, upaya tersebut tidak hanya dilakukan dalam satu tahun. Kenaikan peringkat merupakan hasil dari proses yang telah dijalankan selama beberapa tahun, dengan penguatan riset dan internasionalisasi sebagai bagian penting dari strategi UI. Pada tahun ini, Ia menyebut international outlook dan academic reputation sebagai dua aspek yang dinilai menjadi kekuatan UI dalam THE WUR 2027. International outlook antara lain berkaitan dengan aktivitas kolaborasi internasional, publikasi bersama peneliti asing, pertukaran mahasiswa, serta keberadaan mahasiswa internasional.

Sementara itu, kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri juga menjadi bagian dari aspek yang diperhitungkan dalam pemeringkatan. Meski demikian, Yuni menegaskan peringkat bukan tujuan akhir universitas. 

Menurutnya, hasil pemeringkatan lebih tepat dipandang sebagai gambaran posisi kampus sekaligus bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pendidikan dan penelitian. UI pun masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan kualitas riset, memperluas negara mitra kolaborasi, serta menambah kesempatan pertukaran mahasiswa dan kehadiran talenta asing.

"Dengan capaian ini kami, UI berharap dapat mempertahankan tren peningkatan performa dan memperbaiki posisi dalam pemeringkatan global berikutnya," tutup dia. 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan