Siswa belajar di kelas. Foto: Kemendikdasmen
Siswa belajar di kelas. Foto: Kemendikdasmen

Selama Ramadan 2026, Guru Diminta Bikin Asesmen Pembelajaran Siswa

Ilham Pratama Putra • 22 Februari 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • Selama bulan Ramadan 2026, para guru diminta untuk melakukan asesmen formatif.
  • Hal ini dilakukan untuk memantau pembelajaran murid.
  • Tugas ini tercantum dalam Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1447 H/2026 M.
Jakarta: Selama bulan Ramadan 2026, para guru diminta untuk melakukan asesmen formatif. Hal ini dilakukan untuk memantau pembelajaran murid.
 
Tugas ini tercantum dalam Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1447 H/2026 M. SEB ini ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri.
 
SEB tersebut meminta kepala sekolah melakukan penyesuaian aktivitas pembelajaran di satuan pendidikan. Salah satunya kepala sekolah mendorong guru melakukan asesmen. "Mendorong gru melakukan asesmen formatif untuk memantau perkembangan belajar murid selama bulan Ramadan," tulis SEB tersebut, dikutip Sabtu 21 Februari 2026.

Selain itu, sekolah mesti mengurangin intensitas kegiatan pembelajaran yang berkaitan dengan aktivitas fisik. Seperti mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK).
 
"Memberikan perhatian dan dukungan khusus bagi anak berkebutuhan khusus dan atau anak yang memiliki potensi tertinggal dalam pembelajaran," lanjut SEB tersebut.
 
Merujuk pada SEB tersebut, terdapat skema pembelajaran Ramadan 2026. Berikut tanggal penting pada periode pembelajaran di bulan Ramadan

Pembelajaran dari rumah: 18–21 Februari 2026;

Pembelajaran dari rumah ini merupakan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat berdasarkan penugasan dari satuan pendidikan. Penugasan diharapkan sederhana, menyenangkan, tidak membebani, serta meminimalkan penggunaan gawai dan internet.

Pembelajaran di Sekolah: 23 Februari–14 Maret 2026;

Pembelajaran dilaksanakan di sekolah/madrasah/satuan pendidikan keagamaan. Selama periode ini, selain kegiatan akademik, dianjurkan pelaksanaan kegiatan yang meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, serta kepedulian sosial.

Libur bersama Idulfitri: bada 16–20 Maret dan 23–27 Maret 2026.

Dalam momen tersebut, peserta didik diharapkan memanfaatkan waktu untuk silaturahmi dan mempererat persaudaraan. Kegiatan pembelajaran kembali dilaksanakan secara normal pada 30 Maret 2026.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan