Ilustrasi Upacara bendera. DOK Kemendikdasmen
Ilustrasi Upacara bendera. DOK Kemendikdasmen

Teks Ikrar dan Doa Upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober

Bramcov Stivens Situmeang • 30 September 2026 14:09
Ringkasnya gini..
  • Hari Kesaktian Pancasila diperingati tiap 1 Oktober untuk mengenang kemenangan ideologi negara atas ancaman peristiwa G30S/PKI.
  • Peringatan ini menjadi momen penting untuk meneguhkan nilai-nilai Pancasila seperti persatuan, keadilan, dan gotong royong.
  • Artikel menyediakan referensi teks ikrar dan doa upacara untuk mendukung pelaksanaan peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang khidmat.
Jakarta: Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober sebagai pengingat kemenangan ideologi Pancasila atas ancaman terhadap persatuan bangsa. Dalam upacara peringatannya, pembacaan ikrar dan doa menjadi bagian penting yang menambah kekhidmatan acara.

Sebelum masuk ke contoh teks, penting untuk memahami terlebih dahulu sejarah singkat peringatan ini. Simak ulasan berikut ini dikutip dari laman kesbang.jogjakota.go.id:

Sejarah Singkat Hari Kesaktian Pancasila

Hari Kesaktian Pancasila berkaitan erat dengan peristiwa 30 September 1965 (G30S/PKI). Peristiwa G30S/PKI merupakan upaya kudeta yang bertujuan menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi komunis. 

Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan oleh TNI bersama rakyat Indonesia. Peristiwa itu menewaskan enam jenderal Angkatan Darat dan satu perwira lainnya yang kemudian dikenal sebagai Pahlawan Revolusi. 

Setelah kejadian tersebut, pemerintah di bawah pimpinan Presiden Soeharto menumpas PKI dan para pendukungnya. Pada 1 Oktober 1965, Indonesia berhasil memulihkan kendali negara dan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi. 
Monumen Pancasila Sakti_ Medcom_id Faisal Abdalla
Monumen Pancasila Sakti. Medcom.id/Faisal Abdalla


   

Makna Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Karena itu, setiap tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Peringatan ini tidak hanya sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menjadi momen meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 

Nilai seperti persatuan, keadilan sosial, dan gotong royong diharapkan terus dijunjung tinggi. Pancasila dinilai sebagai ideologi yang mampu menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman. 

Nilai-nilainya yang mencakup Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Lantas, seperti apa contoh teksnya? Berikut penjelasannya.

Contoh Teks Ikrar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Ikrar ini dapat dibacakan bersama oleh seluruh peserta upacara.

Kami peserta upacara Hari Kesaktian Pancasila berikrar:
  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral kehidupan berbangsa dan bernegara.
  2. Menjunjung tinggi kemanusiaan yang adil dan beradab serta menghormati hak asasi manusia.
  3. Menjaga persatuan Indonesia dan kebinekaan dalam kesatuan.
  4. Mengutamakan musyawarah dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
  5. Mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
  6. Mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Demikian ikrar ini kami ucapkan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Contoh Teks Doa Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Doa berikut menggunakan tata cara agama Islam. Bagi pemeluk agama lain, dapat menyesuaikan.

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi rabbil 'alamin.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa, kami bersyukur atas nikmat kebangsaan yang Engkau anugerahkan kepada kami. Kami mengenang para pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa 30 September 1965. Terimalah amal bakti mereka dan lapangkanlah tempat mereka di sisi-Mu.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuat, dengan pertolongan-Mu Pancasila tetap tegak sebagai dasar negara kami. Teguhkan hati kami untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilainya, yaitu Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemberi Petunjuk, jauhkan bangsa kami dari perpecahan. Eratkan persatuan kami dalam kebinekaan, dan jadikan kami bangsa yang kokoh menghadapi tantangan zaman.

Robbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhiroti hasanah, waqina 'adzabannar. Wal hamdulillahi rabbil 'alamin.


Contoh teks di atas bukan naskah resmi, tetapi dapat digunakan sebagai referensi agar pelaksanaan upacara berjalan khidmat. Semoga ulasan ini membantu kamu ya, Sobat Medcom!
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan