Teks Doa Hari Lahir Pancasila Resmi dari BPIP (Dok. BPIP)
Teks Doa Hari Lahir Pancasila Resmi dari BPIP (Dok. BPIP)

Khidmat dan Penuh Makna, Ini Kumpulan Contoh Teks Doa Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026

Muhammad Syahrul Ramadhan • 30 Mei 2026 12:57
Ringkasnya gini..
  • Pembacaan doa menjadi momen sakral dalam upacara Hari Lahir Pancasila 2026 untuk memohon persatuan dan kekuatan mengamalkan nilai ideologi negara.
  • Contoh naskah doa resmi yang bersumber dari BPIP dan Kemenneg menyajikan pilihan kalimat formal, puitis, dan inklusif bagi keberagaman.
  • Petugas pembaca doa disarankan melakukan persiapan matang, memahami makna teks, serta menjaga intonasi agar prosesi upacara berjalan khidmat.
Jakarta: Pembacaan doa menjadi salah satu prosesi yang paling krusial dan sakral dalam susunan upacara Hari Lahir Pancasila yang akan diperingati pada Senin, 1 Juni 2026 mendatang. Bukan sekadar pelengkap formalitas seremonial, momen pembacaan doa merupakan bentuk permohonan tulus kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bangsa Indonesia senantiasa dianugerahi persatuan, kedamaian, serta kekuatan dalam membumikan nilai-nilai luhur Pancasila.
 
Untuk memudahkan tugas Sobat Medcom, berikut adalah kumpulan contoh teks doa upacara Hari Lahir Pancasila 2026 yang dikutip dari berbagai naskah resmi kenegaraan yang dapat dijadikan referensi:

Teks Doa Resmi Versi BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila)

Naskah ini sangat cocok digunakan untuk upacara formal karena memiliki diksi yang puitis, menyentuh, serta menekankan nilai syukur atas keberagaman Nusantara.
 
Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua. (Perkenankan saya, memimpin do'a ini dengan tata cara agama Islam, bagi yang beragama lain, dimohon untuk menyesuaikan).

Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillahi rabbil alamin, Hamdan yu wafi nikmahu wayukafi mazidahu, Asyhaduala ilahailallah wa ashadu ana muhammadan abduhu wa Rosuluh la nabi ya ba'da.
 
Ya Allah, Yang Maha Pemurah; Kami bermohon, dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu. Dengan tangan menengadah keharibaan-Mu penuh harap, dengan hati dan pikiran menunduk khusyuk penuh kerendahan, berilah kami rasa syukur atas nikmat-Mu yang tanpa batas; nikmat kebangsaan yang berbalut cinta, kasih, dan sayang.
 
Ya Allah, Yang Maha Agung; Kami bermohon, dengan kemuliaan-Mu yang membimbing segala sesuatu. 1 Juni 1945, Engkau bimbing hamba-hamba pilihan-Mu dalam perkumpulan bersama, duduk penuh cinta, berdiri tegak, dan bersuara merumuskan cara menjaga Nusantara. Bimbinglah kami Ya Allah, dengan cara yang sama, untuk merawat anugerah Pancasila. Bantulah kami untuk tetap berdiri tegak membela Indonesia.
 
Ya Allah, Yang Maha Kuat; Kami berharap, dengan kekuatan-Mu yang tak tertandingi, berilah kami ketabahan dan kekokohan dalam menjaga kemanusiaan dalam keadaban. Bimbinglah kami dalam menjaga setiap jengkal tanah Indonesia. Ajarkan hati dan langkah kami untuk berlaku adil, tanpa membeda-bedakan.
 
Ya Allah, Yang Maha Perkasa; Hindarkan negeri kami dari kedzaliman, ketidakadilan, ketidakadaban, dan perpecahan. Jauhkan bumi kami dari saling curiga, saling fitnah, dendam, dan permusuhan. Eratkan hati kami dalam persaudaraan sepanjang zaman, sebagaimana pendiri bangsa telah mengajarkan keteladanan.
 
Ya Allah, Yang Maha Penabur Karunia; Berkahilah kami agar kami tetap mencintai Indonesia tanpa henti, sehingga kami mampu mewujudkan masyarakat yang adil dalam kemakmuran, makmur dalam keadilan.
 
Robbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhiroti hasanah, waqina'adzabannar. Wal hamdulillahi rabbil 'alamin. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
 

Teks Doa Resmi Versi Kementerian Kebudayaan 

Teks doa Hari Lahir Pancasila di bawah ini dikutip dari teks doa yang dirilis Kementerian Kebudayaan pada peringatan tahun 2025:
 
Bismillahirohmannirrohim
Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad, wa 'ala ali sayyidina Muhammad
 
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemberi
Anugerahi kami kejujuran dan kerendahan hati
Anugerahi kami untuk selalu menghargai
Anugerahi kami kemampuan selalu berbakti
Anugerahi kami senantiasa pandai mengapresiasi
 
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Segala
Yang mengetahui terang dan gelap maksud tujuan
Yang berkuasa atas kematian dan kehidupan
Yang menganugerahkan kemuliaan para pahlawan
 
Ya Allah, Tuhan yang merajut hati para pendahulu kami
Mengilhami para pendiri ibu pertiwi
Meneguhkan Pancasila sebagai falsafah hidup dan jatidiri
 
Ya Allah, Tuhan yang melukis takdir di atas lembaran misteri
Jangan biarkan kami menjadi manusia yang tak tahu diri
Menggerogoti tiang penyangga rumah tinggal kami
 
Ya Allah, Tuhan yang diagungkan dalam setiap helai nafas kehidupan
Engkaulah pemilik sejati kekuatan dan kesaktian
Dengan takdir-Mu Pancasila Engkau selamatkan
Dengan pertolongan-Mu kami selalu bisa menatap masa depan
 
Ya Allah, Tuhan yang mencipta segala yang serba indah dan keindahan
Ya Allah, Tuhan yang mencipta harmoni dalam keberagaman
Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri impian
Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri harapan
Puji dan syukur akan selalu kami panjatkan
 
Wahai Tuhan yang melembutkan hati
Jauhkan kami dari iri dan dengki
Jauhkan kami dari amarah yang membakar diri
Jauhkan kami dari saling mencaci
Jauhkan kami dari niat saling mencabik dan merusak negeri
 
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun
Ampunilah segala dosa dan kesalahan kami, orang tua kami, para pemimpin kami
Sungguh, ampunan-Mu jauh lebih besar dari apa pun yang ada di bawah kolong
langit-Mu di akhir zaman nanti
 
Wahai Cahaya Maha Cahaya
Terangi kami menuju jalan cahaya
Menuju Indonesia Maju nan Sentosa
 
Robbana atina fiddunya hasanah wafil akhiroti hasanah waqina adzabannar
Walhamdulillahi robbil 'alamin
 
Demikian teks doa yang dapat dibacakan di upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Semoga contoh naskah di atas dapat menjadi referensi yang bermanfaat agar prosesi upacara di instansi maupun sekolahmu berjalan dengan khidmat, lancar, dan penuh khusyuk. Selamat memperingati Hari Lahir Pancasila, mari kita jaga terus persatuan dan kesatuan bangsa!
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA