Penyerahan bantuan pendidikan di SLB Cicendo. Foto: BKHM
Penyerahan bantuan pendidikan di SLB Cicendo. Foto: BKHM

Keren! Dana PIP Bikin Siswa SLB Cicendo Berani Kejar Mimpi

Citra Larasati • 07 Mei 2026 16:36
Ringkasnya gini..
  • Dana PIP bantu wujudkan mimpi murid tuna rungu SLB Negeri Cicendo, mulai dari lanjut kuliah hingga jadi desainer grafis.
  • Kemendikdasmen pastikan dana PIP cair aman dan tepat sasaran lewat pengawasan k(117 karakter)
  • Sebanyak 26 murid di SLB Cicendo terima dana PIP 2026. Pencairan dilakukan transparan dan langsung ke rekening siswa!
Bandung: Bantuan dana Program Indonesia Pintar (PIP) terbukti nyata membawa dampak besar bagi pendidikan inklusif di Tanah Air. Salah satu cerita inspiratifnya datang dari siswa tuna rungu di SLB Negeri Cicendo, Bandung, Jawa Barat.
 
Penyerahan bantuan berupa buku tabungan dan kartu ATM kepada para siswa di sana bukan sekadar seremonial. Lebih dari itu, ini adalah bukti komitmen pemerintah buat menekan angka putus sekolah dan memberikan bahan bakar semangat buat siswa dari keluarga rentan miskin agar terus berani bermimpi.
 
Manfaat nyata ini langsung dirasakan oleh Inesta Aurelia, murid kelas XII SLB Negeri Cicendo yang sudah menerima PIP sejak 2024. Bantuan tersebut sangat menopang kebutuhan pendidikannya sehari-hari.

“Dengan adanya PIP, saya bertambah semangat untuk belajar dan melanjutkan pendidikan sampai kuliah,” ungkap Inesta di SLB Cicendo, Bandung, Rabu, 6 Mei 2026.
 
Semangat yang sama juga terpancar dari Muhammad Rio, murid kelas IX. Rio menerima bantuan sejak 2022 dan kini makin fokus mengasah keahliannya.
 
“PIP sangat membantu untuk kebutuhan sekolah dan mendorong saya untuk terus belajar. Saat ini saya sedang menekuni desain grafis, dan bantuan ini membuat saya semakin semangat,” tuturnya.
 
Kepala SLB Negeri Cicendo, Santi Komaladini, sangat mengapresiasi keberlanjutan program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini. Tahun ini, tercatat ada 26 muridnya yang ditetapkan sebagai penerima manfaat PIP.
 
“Alhamdulillah pada periode ini ada 26 murid yang mendapatkan bantuan PIP. Terima kasih untuk program ini, PIP memiliki kebermanfaatan bagi kami semua,” ujarnya.
 
Santi memastikan proses penyaluran di sekolahnya berjalan sangat transparan. Datanya ditarik langsung dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik), dikoordinasikan dengan orang tua, lalu dicairkan secara mandiri oleh penerima melalui bank.
 
Guru SLB Negeri Cicendo, Lina Marlina, menambahkan, proses pencairan gelombang ini sedang berlangsung mulus. “Untuk periode saat ini, ada 9 murid yang telah menerima dana PIP, terdiri dari 3 murid SDLB, 2 murid SMPLB, dan 4 murid SMALB. Proses pencairan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Dikawal Ketat Biar Nggak 'Disunat'

Agar cerita-cerita inspiratif seperti di SLB Cicendo ini merata di seluruh Indonesia, pemerintah nggak tinggal diam soal pengawasan. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, menegaskan, Kemendikdasmen sudah menggandeng Kejaksaan RI lewat sistem Jaga Indonesia Pintar.
 
Sistem ini dibikin khusus supaya penyaluran PIP makin transparan, akuntabel, dan bebas dari potongan oknum nakal. “PIP memiliki tujuan utama untuk memutus rantai kemiskinan dan mengurangi angka putus sekolah. Untuk itu, ada sistem JAGA Indonesia Pintar, yang bertujuan untuk menjaga agar program ini tepat sasaran,” ujar Wamen Atip.
 
Atip juga berpesan agar semua pihak ikut speak up dan mengawal program ini. “Kami mengundang seluruh pemangku kepentingan pendidikan yang terkait dengan PIP agar dapat melakukan perbaikan-perbaikan dan melakukan pengawasan secara semestinya,” tambahnya.
 
Ke depannya, kolaborasi pengawasan lintas lembaga ini diharapkan bisa terus mengawal hak pendidikan setiap anak Indonesia, sehingga manfaat PIP bisa dirasakan sepenuhnya tanpa ada yang terlewat.
 
Baca juga:  Dana PIP Kamu Disunat Oknum? Speak Up Lewat Platform Jaga Indonesia Pintar

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA