"Kamu mempersiapkan diri olimpiade, ngikutin piala dunia? Lumayan? Kalau lumayan enggak nonton pasti," ujar Mu'ti bercanda kepada salah satu pelajar dalam acara pelepasan delegasi olimpiade internasional di Jakarta, Selasa 14 Juli 2026.
Meski begitu, ie menyampaikan, di tengah euforia piala dunia 2026, ada tim Indonesia lain yang juga sedang berjuang mengharumkan nama bangsa di panggung internasional. Tim yang dimaksud bukanlah pesepak bola, melainkan sekitar 100 pelajar Indonesia yang akan mewakili Tanah Air pada 14 ajang olimpiade dan kompetisi internasional di berbagai bidang sains, teknologi, hingga geografi.
| Baca juga: RI Raih 4 Medali Perak di Ajang Olimpiade Biologi Internasional |
Saat melepas para delegasi, Mu'ti mengatakan para pelajar tersebut rela mengesampingkan kemeriahan Piala Dunia. Hal itu dilakukan demi mempersiapkan diri menghadapi kompetisi akademik tingkat dunia.
"Kalian berangkat di tengah perhelatan Piala Dunia. Mungkin kalian tidak bisa menikmati gegap gempitanya karena sedang mempersiapkan diri. Artinya kalian semuanya berkorban untuk bangsa dan negara," kata Mu'ti.
Menurut dia, perjuangan para peserta olimpiade tidak kalah penting dengan atlet yang berlaga di arena olahraga internasional. Sebab, mereka membawa identitas Indonesia di hadapan dunia melalui prestasi akademik.
"Partisipasi kalian di olimpiade itu tidak hanya membawa nama pribadi atau nama sekolah. Kalian sudah tidak menjadi diri sendiri. Di pundak kalian ada harapan yang sangat besar, dan ada Merah Putih yang nanti berkibar di ajang yang kalian ikuti," ujarnya.
Mu'ti kemudian menyinggung bagaimana seorang atlet mampu menjadi simbol kebanggaan bagi negaranya. Misalnya pemain asal Prancis, Kylian Mbappe yang saat ini berlaga di piala dunia.
"Mbappe itu anak muda yang punya prestasi mengatasnamakan nama besar negaranya. Bagaimana Yamal (Lamine Yamal pesepakbola Spanyol) berusia 18 tahun menjadi harapan bagi Spanyol," tutur dia.
Menurutnya, pemain sepak bola yang dikenal luas dunia karena prestasinya membela negara masing-masing itu tak ubahnya dengan pelajar Indonesia. Dimana para pelajar juga membawa nama Indonesia di panggung dunia.
| Baca juga:
|
"Orang kemudian mengingat Anda sebagai Indonesia. Anda adalah wajah Indonesia. Karena itu kami semua sangat bangga kalian tampil membawa misi Indonesia dan membawa nama besar Indonesia di dunia," katanya.
Dalam kesempatan itu, Mu'ti juga menyoroti masih minimnya perhatian publik terhadap prestasi pelajar di bidang akademik. Menurut dia, para peserta olimpiade internasional sejatinya memiliki kontribusi besar dalam mengharumkan nama bangsa.
"Menjadi juara olimpiade itu luar biasa. Tetapi kalau kalian semua berhenti sampai menjadi juara, menurut saya itu belum sempurna," ujar Mu'ti.
Ia berharap para peraih prestasi internasional melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi. Bahkan para delegasi nantinya juga diharapkan dapat menjadi ilmuwan maupun akademisi yang menghadirkan solusi bagi persoalan bangsa.
"Kalian tentu ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Setelah itu bukan hanya menjadi ilmuwan, tetapi menjadi akademisi dan ilmuwan yang menaruh kepentingan ilmunya untuk bangsa dan negara," tuturnya.
Mu'ti juga mendorong para pelajar untuk terus menghasilkan inovasi dan penemuan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. "Teruslah berprestasi, menjadi penemu karya-karya di berbagai bidang yang membawa kemajuan bagi bangsa dan juga peradaban manusia," ucapnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda