Ilustrasi seseorang yang sedang membaca Alquran (Foto: pexels)
Ilustrasi seseorang yang sedang membaca Alquran (Foto: pexels)

Panduan Lengkap Baca Surat Yasin 3 Kali pada Malam Nisfu Syaban, Lengkap dengan Doanya

Muhammad Syahrul Ramadhan • 31 Januari 2026 11:51
Ringkasnya gini..
  • Surat Yasin tiga kali pada malam Nisfu Syaban merupakan bentuk ibadah yang telah lazim dilakukan oleh para ulama terdahulu.
  • Surat Yasin dibaca sebanyak tiga kali berturut-turut. Sangat dianjurkan untuk melakukannya secara berjamaah agar keberkahannya semakin terasa.
  • Surat Yasin dengan niat-niat tertentu adalah amalan yang baik (hasanah) dan diperbolehkan dalam Islam sebagai tawasul.
Jakarta: Malam Nisfu Syaban merupakan momentum yang sangat istimewa bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan memohon ampunan. Salah satu amalan yang sudah menjadi tradisi kental di Indonesia adalah pembacaan Surat Yasin sebanyak tiga kali setelah waktu Maghrib.
 
Amalan ini dipandang sebagai bentuk perantara melalui ayat-ayat suci Al-Qur'an untuk memohon keberkahan hidup kepada Allah SWT di malam yang penuh rahmat tersebut. Dengan niat yang sesuai, amal ibadah yang kita lakukan menjadi bermakna dan diterima oleh Allah SWT.

Mengapa Membaca Yasin 3 Kali?

Mengutip laman resmi MUI, membaca Surat Yasin tiga kali pada malam Nisfu Syaban merupakan bentuk ibadah yang telah lazim dilakukan oleh para ulama terdahulu. Amalan ini dikerjakan sebagai bentuk ijtihad, yaitu usaha sungguh-sungguh para ulama dalam menyusun urutan ibadah yang baik untuk mendekatkan diri kepada Allah.
 
Hal ini sejalan dengan pernyataan Syekh Muhammad bin Darwis dalam kitabnya yang menjelaskan bahwa pembacaan Surat Yasin dengan niat-niat tertentu adalah amalan yang baik (hasanah) dan diperbolehkan dalam Islam sebagai perantara (tawasul) amal shalih demi terkabulnya doa.
   

Tata Cara dan Niat Bacaan Yasin

Surat Yasin dibaca sebanyak tiga kali berturut-turut. Sangat dianjurkan untuk melakukannya secara berjamaah agar keberkahannya semakin terasa. Berikut adalah rincian niatnya:

Bacaan Pertama: Diniatkan untuk memohon umur panjang yang diisi dengan ketaatan serta ketakwaan kepada Allah SWT.
 
Bacaan Kedua: Diniatkan agar Allah SWT menjaga dari segala marabahaya dan fitnah, serta memberikan keluasan rezeki yang baik lagi halal.
 
Bacaan Ketiga: Diniatkan agar hati merasa cukup (qana'ah) dan dianugerahi akhir hidup yang baik (husnul khatimah).
 

Doa Setelah Membaca Yasin di Malam Nisfu Sya’ban

Berikut ini merupakan doa yang bisa dibaca setelah membaca Yasin sebanyak 3 kali pada malam Nisfu Sya’ban:
 

بسمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنَ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْهِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ، يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِينَ، وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِينَ، وَمَأْمَنَ الْخَائِفِينَ اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمَ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُوْمًا أَوْ مَعْرُودًا أَوْ مُقَتَّرًا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ فَامْحُ مِنْ أُمَّ الْكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَتَقْتِيرَ رِزْقِي، وَأَثْبِتْنِي عِنْدَكَ سَعِيدًا مَرْزُوْقًا مُوَفِّقًا لِلْخَيْرَاتِ، فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِي كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ). إِلهِي بِالتَّجَلِّي الأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ الْمُكَرَمِ الَّتِي يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ وَيُبْرَمُ، إِكْشِفْ عَنِي مِنَ الْبَلَاءِ مَا أَعْلَمُ وَمَا لَا أَعْلَمُ وَاغْفِرْ لِي مَا أَنْتَ بِهِ أَعْلَمُ إِنَّكَ أَنْتَ الْآعَزُ الْأَكْرَمُ، وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
 

Latin: Bismillaahir rahmaanir rahim. Allaahumma yaa dzal manni wa laa yumannu 'alaika yaa dzal jalaali wal ikraam, yaa dzath thauli wal in'aam. Laa ilaaha illaa anta zhahral laajiina wajaaral mustajiiriina wa ma' manal khaa-ifiin. Allaahumma in kunta katabtanaa. 'indaka fii ummil kitaabi asyiqiyaa'a au mahruumiina au muqtarran 'alaina fir rizqi fahumllaahumma bifadhlika syaqaawatanaa wa hirmaananaa wa iqtaara arzaaqinaa wa atsbitnaa 'indaka fii ummil kitaabi su'adaa'a marzuuqina muwaffaqiin lil khairaat. Fa-innaka qulta waqaulukal haqqu fii kitaabikal munzali 'alaa lisaani nabiyyikal mursal, yamhullaahu maa yasyaa-u wa yutsbitu wa indahu ummul kitaab. Ilaahii bit tajallil a'zhami fii lailatin nishfi min syahri sya'baanal mukarram allatii yufraqu fiiha kullu amrin hakiimin wa yubram nas-aluka an taksyifa 'annaa minal balaa-i maa na'lamu wa maa laa na'lam, wa maa anta bihi a'lama. Innaka antal a'azzul akram. Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.
 

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha pemurah lagi Maha Penyayang. Ya Allah, wahai Dzat yang mempunyai anugerah, dan Engkau tidak diberi anugerah, wahai Dzat yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan, wahai Dzat yang mempunyai kekuasaan dan memberikan kenikmatan, tiada Tuhan melainkan Engkau. Engkau lah Penolong orang-orang yang memohon pertolongan, Pelindung orang-orang yang mencari perlindungan, dan Pemberi Keamanan kepada orang-orang yang ketakutan. Ya Allah, jika Engkau mencatat kami di sisi-Mu dalam induk catatan sebagai orang-orang yang celaka, terhalang dari rahmat-Mu dijauhkan dari-Mu, atau disempitkan dalam mendapat rezeki, dengan karunia-Mu, ya Allah, hapuskanlah kecelakaan kami, keterhalangan kami, kejauhan kami dari rahmat-Mu, dan kesempitan rezeki kami. Dan tetapkanlah kami di sisi-Mu dalam catatan sebagai orang-orang yang berbahagia, diberi rezeki yang luas, serta diberi petunjuk menuju kebajikan. Karena sesungguhnya Engkau telah berfirman dalam kitab-Mu yang telah diturunkan kepada rasul-Mu, sedangkan firman-Mu itu benar, Allah menghapus dan menetapkan apa yang dikehendaki-Nya dan di sisi-Nya terdapat induk kitab. Tuhan kami, dengan tajalli-Mu (penampakan sifat-Mu) Yang Maha Besar pada malam Nishfu Syaban yang mulia ini, saat setiap urusan dibedakan dan ditetapkan di dalamnya, kami memohon kepada-Mu agar Engkau palingkan kami dari segala bencana, baik yang kami ketahui maupun yang tidak kami ketahui. Sesungguhnya, Engkau Dzat Yang Paling Mulia dan Paling Pemurah. Dan, semoga Allah senantiasa memberi rahmat serta kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarganya, dan sahabatnya."
 

(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan