Tim Hydros FTUI mendesain sebuah Kapal Katamaran (kapal dengan dua lambung) dengan kokpit kapal serta sistem baling-baling yang kuat dan tahan lama dengan menggunakan Baterai 5kWh sebagai sumber energi ramah lingkungan. Tim Hydros FTUI juga melengkapi desain kapal dengan solar panel seluas 2.5 meter persegi, sehingga dapat menyimpan daya yang lebih besar dan dapat melaju dua kali lipat lebih cepat
Ketua Tim Hydros FTUI, Bayu Anugerah menuturkan, kapal ini memiliki spesifikasi Mesin listrik 10kW, dengan keunggulan cockpit carbon fiber yang jauh lebih ringan dibandingkan baja atau kayu dengan kekuatan yang setara dengan baja. Ringannya cockpit tersebut akan menambah akselerasi dan kecepatan maksimal kapal.
Mahasiswa Teknik Perkapalan angkatan 2016 ini menambahkan, kapal rancangannya bersama tim Hydros FTUI sangat cocok untuk digunakan oleh para nelayan sungai maupun kapal penyeberangan agar lebih ekonomis. Pasalnya selama kapal nelayan masih mengandalkan BBM (Bahan Bakar Minyak).
“Selama ini, nelayan kita masih menggunakan bahan bakar diesel maupun bensin. Tentu biaya lebih tinggi, serta kurang ramah lingkungan.” ujar Bayu dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis, 11 Juli 2019.
Pada ajang kali ini, tim Hydros FTUI berhadapan dengan 34 tim dari 14 negara. Tim Hydros berkompetisi dalam kelas Energy Class dari 3 kelas kompetisi (Energy Class, Solar Class, Offshore Class).
Baca: Penyerahan Penghargaan UI GreenMetric Dilakukan di Irlandia
Selain meraih juara IV pada Championship Race-Energy Class, pada ajang yang berlangsung pada 1-6 Juli 2019 lalu, tim Hydros FTUI juga meraih Spirit Prize. Penghargaan tersebut diberikan atas kegigihan dan motivasi dibandingkan peserta lain pada ajang bergengsi tersebut.
General Manager of Hydros Efficiency Jérémie Lagarrigue mengapresiasi semangat juang tim Hydros. Selain itu ia juga memuji desain kapal mereka.
“Tim Hydros memiliki semangat dan motivasi yang luar biasa dalam menghadapi lomba ini. Kokpit kapal yang didesain sangat bagus dalam segi aerodynamic dengan bobot yang ringan” ucap Jérémie Lagarrigue
Turnamen ini merupakan ajang perlombaan kapal hemat energi yang sangat bergengsi di dunia. Pada tahun ini turnamen diselenggarakan oleh the Yacht Club de Monaco yang bekerjasama dengan the International Powerboating Federation (UIM) dan Prince Albert II of Monaco Foundation.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News