Adapun spek mesin pesawat memakai mesin VW dengan konstruksi body pesawat dari kayu yang sudah diolah khusus dipadukan logam ringan maupun fiber. Selain itu, instrumen pesawat juga terbilang lengkap dari pengukur ketinggian terbang, speedometer, tortle dan lain-lain sehingga memenuhi spesifikasi layak terbang.
Dalam prosesi serah terima, Wikan sempat naik ke dalam ruang kemudi KR-02, serta menghidupkan mesin pesawat. Baling-baling berputar kencang, mesin pesawat tersebut serta sistem kemudi seluruhnya masih berfungsi dengan baik.
Bagi Wikan, ia berharap karya almarhum sang Ayah bisa bermanfaat untuk banyak orang, khususnya bagi generasi penerus bangsa.
Selain mendapatkan hibahan pesawat terbang bersejarah, dalam kesempatan yang sama SMK Muhammadiyah 2 Salam Magelang jurusan audio-visual menjalin kerja sama dengan Polytron.
“Kerja sama Polytron dengan SMK ini mencakup kurikulum yang dibuat bersama, expert dari Polytron yang mengajar di SMK, magang guru dan siswa di Polytron, bantuan peralatan pembelajaran praktik, serta komitmen Polytron untuk menyerap lulusan SMK,” terang Wikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News