Deputi Bidang Pendidikan dan Agama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Agus Sartono. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Deputi Bidang Pendidikan dan Agama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Agus Sartono. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Jaringan Internet Disebut Bakal Jadi Kendala Asesmen Nasional Berbasis Digital

Pendidikan Ujian Nasional Kebijakan pendidikan Asesmen Kompetensi Minimum
Ilham Pratama Putra • 12 November 2020 15:19
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal menggelar Asesmen Nasional (AN) pada April 2021. AN kemungkinan digelar secara daring, mengingat belum adanya kepastian kapan pandemi covid-19 berakhir.
 
Deputi Bidang Pendidikan dan Agama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Agus Sartono menyebut AN berbasis daring di tengah pandemi bakal mengalami banyak kendala. Terlebih, di wilayah Indonesia yang tergolong terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
 
"Sekarang kan jaringan internet kita seperti apa? selama internet kita belum menyeluruh (yang berbasis digital) itu belum bisa. Dan 3T akan terus jadi kendala," ujar Agus di gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis 12 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Agus, permasalahan digitalisasi tak hanya dihadapi oleh wilayah 3T. Permasalahan digitalisasi masih dirasakan di banyak wilayah di Indonesia.
 
Baca:Kemenko PMK Sarankan Asesmen Nasional Diundur Hingga Oktober 2021
 
Dia pun mempertanyakan langkah yang akan diambil Kemedikbud dalam menyelesaikan masalah digitalisasi yang dihadapkan dengan AN. Jika tidak siap menjalankan AN, ia menyarankan Kemendikbud mengundur waktu pelaksanaan program pengganti Ujian Nasional (UN) itu.
 
"Kalau saya sarankan realisasinya mundur Oktober 2021 atau di 2022 kalau memang belum siap," jelas Agus.
 
Dia mengakui jika pembahasan AN antara pihaknya dan Kemendikbud belum final. Masih banyak yang belum selesai dari pembahasan AN. Menurutnya, penundaan AN adalah hal yang wajar.
 
Hari ini, Agus bakal kembali membahas soal AN bersama Plt. Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Perburukan Kemendikbud, Totok Suprayitno. Pertemuan jadi rapat lanjutan sekaligus meninjau sejauh mana kesiapan Kemendikbud.
 
"Ini saya mau ketemu Pak Totok sebentar lagi. Kita sudah rapat sekali, kan perencanaan tentang bagaimana kesiapannya, kalau akan dilakukan tahun depankan seharusnya sudah matang konsep itu, dan harus segera disosialisasikan," ungkap dia.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif